BERITA UTAMA

Bocah Tewas Mengapung di Batang Kuranji, Mahasiswa Adzkia Heboh

×

Bocah Tewas Mengapung di Batang Kuranji, Mahasiswa Adzkia Heboh

Sebarkan artikel ini
MENGAPUNG— Proses evakuasi bocah 7 tahun yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Batang Kuranji, Kelurahan Lubuk Lintah, Kota Padang.

PADANG, METRO–Seorang bocah laki-laki ditemukan tewas menga­pung di aliran Sungai Ba­tang Kuranji, tepatnya di belakang Kampus Adzkia Kampung Kalawi, Kelu­ra­han Lubuk Lintah, Keca­matan Kuranji, Kota Pa­dang, Senin, (5/8) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat ditemukan, korban berinisial HAR (7) yang beralamat di Perumahan Buana, Kelurahan Kalum­buk, Kecamatan Kuranji, terapung dengan posisi telungkup mengenakan baju kaos berwarna coklat muda, serta celana pendek berwarna merah.

Penemuan mayat bo­cah malang itu sontak mem­buat mahasiswa di kampus mau­pun warga se­tempat heboh hingga berdatangan ke tepian sungai untuk me­nyaksikannya. Tak lama berselang, Polisi juga da­tang untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya me­ngevakuasi mayat ke Ru­mah Sakit (RS) Bhayang­kara Padang.

Baca Juga  Pegang Hak Siar, TVRI Bakal Tayangkan Gratis Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026!

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama ka­li diketahui oleh salah se­orang mahasiswa di Kam­pus Adzkia yang kebe­tu­lan memandang ke arah su­ngai. Melihat ada mayat me­­ngapung, saksi kemu­dian melaporkannya ke Sat­pam yang sedang ber­tugas.

“Selanjutnya, satpam bernama Deki Saputra (27) mengecek penemuan ma­yat tersebut. Setelah me­mastikan bahwa yang me­ngambang tersebut adalah mayat, Deki selanjutnya melaporkannya ke Polsek Kuranji,” kata Ipda Yanti kepada wartawan.

Ditambahkan Ipda Yan­ti, menindaklanjuti la­po­ran itu, personel Polsek Kuranji, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Pa­dang bersama BPBD Kota Padang, serta Palang Me­rah Indonesia (PMI) Kota Padang mendatangi lokasi dan kemudian melakukan evakuasi terhadap mayat korban.

Baca Juga  Tangkap Pelaku Pencurian, Polisi Temukan Dua Paket sabu Siap Edar di Kota Padang

“Korban HAR berala­mat di Perumahan Buana, Kelurahan Kalumbuk, Ke­ca­matan Kuranji. Usai dila­kukan proses evakuasi, korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bha­yang­kara Polda Sumbar terlebih dahulu sebelum diserah­kan kepada pihak keluar­ga,” jelas Ipda Yanti.

Ipda Yanti menuturkan, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ada ditemukan luka ania­ya. Sehingga, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat tenggelam di sungai itu. Sedangkan korban me­rupakan anak berkebu­tuhan khusus.

“Hasil pemeriksaan sak­si-saksi, korban adalah anak berkebutuhan khusus yang tidak pernah lepas dari pengwasan orang tua­nya. Korban juga sering terlihat bermain di peka­rangan sekolah. Dugaan semen­tara, korban keluar dari rumahnya tanpa se­penge­tahuan orang tuanya se­hing­ga korban teng­ge­lam di sungai,” tutupnya. (brm)