PASBAR,METRO—Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), mengakibatkan meluapnya sungai-sungai hingga memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Talamau Pasbar Sabtu sore (25/7)..
“Sedikitnya ada sekitar 15 rumah yang terencam banjir luapan Sungai Batang Kajai dan Batang Limpato. Rumah-rumah itu berada di Nagari Kajai Selatan dan Kajai Induk,”kata Kapolsek Talamau Ipda Fifriki Pada POSMETRO Minggu (26/7).
Dikatakan Fifriki, selain sungai meluap ada juga dua titik longsor yang terjadi di Pasangiang dan Rimbo Kejahatan yang mengakibat kan jalan tidak bisa di lewati di karenakan matrial tanah menimbun jalan.
“Namun pukul 23.40 WIB, pada Sabtu (25/7) jalan Lintas Simpang Empat-Panti ini sudah bisa dilewati oleh kendraan roda dua dan empat. Sudah dilakukan pembersihan terhadap material longsornya,” ujar Fifriki.
Menurut Fifriki, di Pasa Lakuak Pinariman Jorong Tanjung Beruang, Nagari Kajai Selatan dilaporkan ada 12 rumah yang terendam banjir akibat sungai yang meluap.
“Sungai ini meluap karena ada bekas potongan batang pinang dan beberapa kayu yang menyumbat jembatan kecil pada jalan Lintas Simpang Empat Panti. Banjir masuk ke dalam rumah karena posisi rumah lebih rendah dari jalan raya,” tutur dia.
Fifriki mengatakan, 12 rumah itu adalah milik, Dalih (50), Darmi (75), Beni (45), Linda (45), Baya (80), Siweh (50), Upik (60), Jasman (40), Asmeri (49), Mira (65), Fitra (50), Puri (66).
“Beruntung banjir tersebut cepat surut, setelah hujan reda, namun ada beberapa jualan yang hanyut di Kedai Harian milik Dalih (50) dan beberapa barang harian lainyanya terendam air,” ungkap Fifriki.
Sedangkan di Jorong Limpato Nagari, ada enam buah rumah yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Limpato, yakni Rumah Ibu Jusni (70), Iyon (55 ), Sasmita (65 ), sian (45), Sileni (40) Zainab (63).
“Di Jorong Limpato Nagari ini ini agak parah sedikit, karena air masuk ke dalam rumah dengan tinggi selut orang dewasa, sehingga banyak perabotan rumah seperti kasur tikar dan lainya terendam, “kata Sekretaris Nagari Kajai Oki .
Sementara tanah longsor terjadi pada di Jalan Rimbo Kejahatan dekat MAN 4 Pasbar, dan di Pasangiang. Namun berkat kerja sama antara pihak Pemda Pasbar, Kepolisian, TNI, PMI, KSB dan Masyarakat, askes jalan Simpang Empat-Panti yang terkena longsor sudah bisa di lewati kembali.
“Beruntung pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, cuman hanya beberapa perabotan rumah dan barang harian yang hanyut oleh banjir,” ungkap Oki. (end)






