PASBAR, METRO–Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menegaskan pentingnya implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu guna memperkuat layanan dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat mengunjungi Posyandu Kuala Jorong Pasa Lamo dan TK Taman Firdaus di Jorong Sialang, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Rabu (29/4), bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional.
Sifrowati menyebut transformasi Posyandu melalui penerapan enam SPM merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi. Layanan tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup aspek pendidikan, sosial, sanitasi, hingga perlindungan masyarakat.
“Posyandu kini bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi menjadi pusat layanan masyarakat. Berbagai persoalan di lingkungan, mulai dari kekerasan, anak yang belum mengikuti PAUD, hingga keluarga yang belum memiliki sanitasi layak, dapat dilaporkan melalui kader dan ditindaklanjuti secara berjenjang hingga tingkat daerah,” ujarnya.
Ia menilai penguatan Posyandu berbasis enam SPM sejalan dengan semangat Hari Posyandu Nasional serta menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, lanjutnya, terus mendorong optimalisasi sekitar 400 Posyandu yang tersebar di 90 nagari agar aktif sebagai ujung tombak pelayanan dasar di masyarakat. “Posyandu harus menjadi ruang layanan yang hidup, aktif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Sasak Ranah Pasisie, Haris Antoni, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan Tim Pembina Posyandu Pasaman Barat. Ia menegaskan implementasi enam SPM Posyandu merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang wajib dilaksanakan oleh seluruh daerah.
Menurutnya, Posyandu kini menjadi wadah strategis untuk menampung berbagai persoalan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyelesaian masalah di tingkat nagari dan kecamatan.
Kegiatan pembinaan turut diisi dengan pemaparan dari narasumber Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial terkait implementasi enam SPM Posyandu. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke TK Taman Firdaus di Jorong Sialang sebagai bagian dari penguatan layanan dasar berbasis masyarakat. (end)





