PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental di Li­mapuluh Kota

×

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental di Li­mapuluh Kota

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI— Kesbangpol Gelar Sosialisasi gerakan nasional revolusi mental.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Gerakan Nasional Re­vo­lusi Mental merupakan gerakan dalam mengubah cara pikir, cara kerja, dan cara hidup Bangsa Indonesia yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong berdasarkan Pancasila yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan.  Hal ini juga sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental dan akan diimplementasikan secara kong­ret di Kabupaten Li­mapuluh Kota.

Implementasi ini akan diwujudkan melalui pembentukan Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental Kabupaten Li­mapuluh Kota setelah terlebih dahulu stakeholder terkait memberikan masukan terkait pelaksanaan gerakan tersebut. Demikian rangkuman pelaksana­an kegiatan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental yang digelar Pemerintah Kabupaten Li­mapuluh Kota melalui Ba­dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Aula Kesbangpol, pada Kamis (24/2).

Baca Juga  Persidangan di PN Tanjung Pati, Kasus Narkoba masih Mendominasi

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Harmen, SH, Kepala Bi­dang Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol, Arwital, S.Sos, Kapolres Limapuluh Kota yang diwakili Kasubag Pers Bagian Sumda Polres Limapuluh Kota, AKP. Haris Afrando, Kapolres Payakumbuh yang diwakili Kasat Binmas, AKP. Frans, Dandim 0306/50 Kota yang diwakili Danramil 01, Anwar Sanusi, Kemenag Li­mapuluh Kota, Zulwitra, Camat se-Kabupaten Li­mapuluh Kota serta Perangkat Daerah terkait.

Saat membuka kegiatan sosialisasi Arwital, S.Sos menuturkan, bahwa dimasa pandemi Covid-19, Revolusi mental menjadi salah satu strategi dalam pembangunan karakter bangsa karena merupakan gerakan besar nasio­nal dalam menguatkan karakter dan wawasan kebangsaan Indonesia.

Untuk itu, melalui so­sialisasi ini Pemerintah Kabupaten Limapuluh Ko­ta siap untuk mengimplementasikan gerakan perubahan dari nilai-nilai revolusi mental yang juga sangat sejalan dengan visi misi daerah yaitu untuk mewujudkan Limapuluh Kota Madani, Beradat dan Berbudaya dalam kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. “Ini sangat sejalan sekali dengan visi misi daerah untuk newujudkan masyarakat yang ma­da­ni,” imbuhnya.

Baca Juga  Anggarkan Rp10 M, Penataan Batang Agam Dilanjutkan

Sementara itu Kapolres Limapuluh Kota melalui Kasubag Pers Bagian Sumda, AKP. Haris Afrando berharap kegiatan ini akan membawa tatanan masyarakat dan aparatur negara yang bersih, teratur serta memiliki mental serta karakter yang lebih baik untuk kemajuan bangsa dan negara. “Melakukan perubahan dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat. Mudah mu­dahan gugus tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental ini segera terbentuk dalam mendukung pro­gram-program prioritas,” tutup Haris. (uus)