SAWAHLUNTO, METRO–Pemerintah Kota Sawahlunto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi. Ini ditandai dengan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 003 Talawi Hilie oleh Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, pada Rabu (15/4).
“Kehadiran SPPG 003 Talawi Hilie yang dikelola Yayasan Garuda Sinergi Nusantara menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams.
Dijelaskan Rovanly Abdams, fasilitas ini sekaligus menjadi SPPG kedua yang beroperasi di Sawahlunto, setelah sebelumnya hadir SPPG Santua Barangin yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sawahlunto.
Dengan kapasitas produksi mencapai 1.472 porsi makanan per hari, dapur SPPG ini tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Upaya ini diharapkan mampu memperkuat intervensi gizi secara lebih terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tandas Rovanly Abdams.
Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, operasional SPPG 003 Talawi Hilie juga memberikan efek positif bagi perekonomian lokal. Sebanyak 39 tenaga kerja direkrut sebagai relawan dapur MBG, sementara kebutuhan bahan baku makanan dipasok melalui kemitraan dengan sekitar tujuh pelaku UMKM di wilayah Talawi.
Untuk memastikan program berjalan optimal, Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian terus memperkuat koordinasi dan pengawasan lintas sektor.
Rovanly Abdams menegaskan, setiap kendala yang muncul di lapangan harus segera ditangani melalui tim terpadu agar dapat diselesaikan secara cepat dan sistematis. “Langkah ini penting agar risiko operasional bisa ditekan dan kualitas layanan program tetap terjaga,” ujarnya.
Peresmian dapur SPPG ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan gizi yang lebih luas, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program yang berkelanjutan. (pin)





