PAYAKUMBUH/50 KOTA

Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan

×

Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan

Sebarkan artikel ini
BEBERKAN—Direksi BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan.

PAYAKUMBUH, METRO–Kebutuhan peserta Pro­­gram JKN untuk men­dapat respons yang cepat dan solutif saat mengalami kendala di lapangan, mendapat perhatian khu­sus dari jajaran Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031. Komitmen ini dibuktikan dengan diluncurkannya 8 Program Qu­ick Wins yang ditargetkan tuntas terlaksana dalam 100 hari kerja pertama Direksi BPJS Kesehatan baru. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa Quick Wins ini terdiri atas 4 Program Customer Centric dan 4 Program Collaborative.

“Program Customer Centric kami kembangkan secara khusus untuk me­ngakomodir kebutuhan fun­damental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi ma­syarakat. Harapan ma­syarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan. Secara paralel, Program Collaborative juga dijalankan untuk mem­perluas jangkauan layanan terintegrasi, se­hingga melibatkan sinergi dengan berbagai stakeholders dalam implementasinya,” jelas Pujo di Ja­karta pada Rabu (15/4).

Adapun 4 Program Cus­tomer Centric tersebut meliputi 1) Respons Cepat Solutif, 2) Iuran Kuat, 3) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, dan 4) Eliminasi Inefisiensi. Langkah Respon Cepat Solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitranya, sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hing­ga ke pedesaan.

“Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan. Program JKN sudah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, ada banyak orang yang sudah merasakan manfaat kehadirannya. Oleh karena itu, kami mohon dukungan segenap pihak untuk bersama-sama me­ngawal Program JKN ini supaya bisa berjalan semakin baik lagi,” ujar Pujo usai acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama tersebut.

Baca Juga  Wako Zulmaeta Tinjau Misa Natal di Gereja St. Fidelis, ”Jangan Ada Petasan, Kembang Api dan Terompet Tahun Baru”

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menambahkan bahwa salah satu ino­vasi yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam. Jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00 -17.00 waktu setempat, maka kini ma­syarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor Whatsapp 081­18165165 selama 24 jam penuh.

“Di samping layanan PANDAWA 24 jam, kami juga berkomitmen menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu layanan kurang dari 5 menit. Kami menjamin untuk la­ya­nan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA. Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN,” ungkap Akmal.

Layanan prioritas yang dimaksud mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/T­NI/POLRI dan pensiunan/veteran. Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21 tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (P­PU) non aktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri. Ketiga, perubahan atau perbaikan data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK, tanggal lahir, dan alamat).

Baca Juga  Posyandu harus Perhatikan 1000 Hari Pertama Kehidupan

“Indonesia sudah masuk ke arah digital welfare state. Artinya layanan publik ke depan bisa ber­gerak dari reaktif menjadi proaktif. Layanan publik yang cepat dan solutif menjadi yang utama, digitalisasi membantu kita melawan inefisiensi waktu. PANDAWA 24 jam me­rupakan arah besar transformasi digital nasional,” kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan responsif merupakan fondasi utama membangun kualitas SDM. Ia pun menga­presiasi PANDAWA 24 jam dan Quick Wins BPJS Kesehatan yang dinilai­nya merupakan terobo­san besar untuk menja­wab kebutuhan mas­ya­rakat.

“Inovasi PANDAWA 24 jam merupakan langkah progresif yangs sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. BPJS Ke­sehatan membuktikan bah­wa negara hadir mem­berikan kemudahan akses bagi seluruh ma­syarakat tanpa terikat ruang dan waktu,” jelas Wa­kil Ketua BAZNAS RI, Zai­nul Tauhid Sa’adi. (uus)