BERITA UTAMA

Anies Khawatir Dijegal Maju Pilpres, Ganjar: Kalau Sudah Nyalon Jangan Takut

×

Anies Khawatir Dijegal Maju Pilpres, Ganjar: Kalau Sudah Nyalon Jangan Takut

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN— Bakal calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo menghadiri peresmian Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/6).

 

JAKARTA, METRO–Bakal calon pre­si­den (Capres) Ganjar Pranowo meyakini, Pre­­siden Joko Wi­dodo (Jokowi) tak akan cawe-cawe dalam urusan pe­nje­ga­lan Pil­pres 2024. Me­lain­kan, hanya ca­we-ca­we dalam uru­san se­bagai kader partai.

“Kalau cawe-cawe yang selama ini diartikan mengintervensi sehingga Pemilu menjadi tidak fair saya kira beliau tidak begitu. Jadi saya sangat percaya, beliau sedang menggunakan hak politiknya,” kata Ganjar usai meresmikan rumah aspirasi di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/6).

Menurut Ganjar, Presiden Jokowi hanya ingin menggunakan hak politiknya sebagai warga negara Indonesia. Terlebih, Ganjar mengaku sangat mengenal pribadi Jokowi.

“Jadi saya sangat percaya, beliau sedang menggunakan hak politiknya,” tegas Ganjar.

Baca Juga  Ada Pisang Bertandan 2 Berjantung 4

Gubernur Jawa Tengah ini pun menyinggung pernyataan Anies Baswedan yang khawatir dijegal sebagai bakal capres. Menurutnya, jika sudah berani maju capres, harusnya tidak takut dengan isu apapun.

“Dalam setiap kontes­tasi pemilu apapun bisa terjadi. Kalau sudah mau nya­lon jangan takut dengan isu apapun,” tegasnya.

Sebelumnya, bakal Capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku menerima banyak pesan terkait  kekhawatiran usai Presiden Jokowi melontarkan ucapan akan cawe-cawe demi bangsa dan negara, termasuk soal Pemilu 2024.

“Jadi merespons pemberitaan yang mengung­kapkan bahwa Presiden mengambil sikap untuk akan bersikap tidak netral dan akan cawe-cawe. Semenjak semalam sampai tadi siang kami banyak sekali menerima ungkapan aspirasi dan kekhawatiran,” ucap Anies di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/5).

Baca Juga  Koperbam Teluk Bayur Raih Piagam Penghargan Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar

Anies menyebut, se­jum­lah ungkapan kekha­wa­tiran itu diterima Anies dan kelompok Koalisi Perubahan. Isu itu dari berupa penjegalan hingga potensi tak netralnya Pemilu 2024.

“Ada yang mengung­kapkan kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkapkan kekhawatiran kriminalisasi, ada yang kekhawatiran tentang tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran tentang caleg-caleg yang mungkin dapat diperlakukan tidak fair, partai-partai yang dapat perlakuan tidak fair, calon-calon presiden yang dapat perlakuan tidak fair,” pungkas Anies. (jpg)