BERITA UTAMA

Pensiunan PNS Perkosa Gadis Terbelakang Mental

×

Pensiunan PNS Perkosa Gadis Terbelakang Mental

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi
PADANGPARIAMAN, METRO–Sungguh biadab, gadis terbelakang mental diperkosa lima kali oleh tetangganya sendiri. Kelakuan kurang ajar pelaku, R (61)—pensiunan PNS itu, tidak hanya satu kali. Sudah lima kali gaek agogo ini memerkosa korban, M (39), warga Sungaigeringging, Kabupaten Padangpariaman.

Aksi bejat pelaku baru terkuak, pada 19 Januari lalu. Tidak sengaja keluarga korban melihat tindakan tercela gaek agogo itu. Tak terima putrinya diperkosa pelaku, pihak keluarga datang melapor ke Mapolsek Sungaigeringging.

Kapolsek Sungaigeringging AKP Jasman, Rabu (2/3) mengakui kasus pemerkosaan yang dilakukan tersangka R. Bahkan, berkas tersangka telah siap dan menjalani penahanan di Mapolsek Sungaigeringging.

Baca Juga  Jemput Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Padang Laksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2026

Pengakuan korban kepada ptugas, peristiwa bejat itu terjadi ketika keluarga korban sedang tidak ada dir rumah. Mengetahui di rumha hanya ada korban M yang mengalami keterbelakangan mental, gaek ini mengendap-endap masuk rumah. Saat itu sudah malam.

Saat melihat korban ada dalam kamar, pelaku langsung beraksi. Biar aman, pelaku menggertak dan mengancam korban dengan senapan angin. “Karena diancam itulah, korban tidak berani mengadu kepada keluarga,” sebut Kapolsek.

Akan tetapi, perbuatan bejat yang disembunyikan pelaku akhirnya terkuak jua. Pada 19 Januari, pelaku berniat “mengerjai” korban. Namun, aksinya tertangkap tangan oleh adik korban yang saat kejadian tengah berada dalam rumah.

Baca Juga  Tukang Ojek, Petani hingga Garin Masjid di Sijunjung Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Benny Dwifa: Gratis, Pemda yang Bayar Pakai APBD

“Pelaku sudah ditahan dan dalam penguasaan Kejaksaan Negeri Pariaman untuk diproses ke pengadilan,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Rabu (2/3) Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Padangpariaman bersama pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuaan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) menjeguk korban. Tim yang didampingi perangkat Kecamatan Sungai Geringging menjenguk sekaligus memberikan bantuan sembako sebagai bentuk prihatin dan peduli dengan kondisi korban.

“Korban akan dibantu P2TP2A untuk memulihkan trauma psikis agar dapat melanjutkan kehidupannya dengan melupakan kejadian buruk yang telah menimpanya,” ungkap Kabid PP dan PA Rina N. (efa)