BERITA UTAMA

Bofet Mie Rebus Kang Bur Terbakar, Warga Panik, Nyaris Merambat ke Bangunan lain

×

Bofet Mie Rebus Kang Bur Terbakar, Warga Panik, Nyaris Merambat ke Bangunan lain

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Kondisi Bofet Mie Rebus Kang Bur di Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, yang mengalami kebakaran.

PADANG, METRO– Satu unit bangunan yang dijadikan sebagai tempat usaha kuliner Bofet Mie Rebus Kang Bur di Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dilalap si jago merah pada Rabu (29/7) sekitar pukul 19.15 WIB.

Kobaran api begitu cepat membesar membuat warga sekitar panik lantaran bangunan tersebut berada di kawasan pertokoan yang cukup padat. Beruntung, petugas Damkar cepat datang ke lokasi hingga kebakaran bisa dilokalisir sebelum merambat ke bangunan lainnya.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, membenarkan peristiwa kebakaran yang menghanguskan tempat usaha kuliner tersebut.

“Laporan kejadian masuk ke Mako Damkar pada pukul 19.32 WIB. Personel kami langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara dalam waktu singkat,” kata Rinaldi kepada wartawan.

Baca Juga  Datang Pakai Sepeda, Dapit Pulang Bawa Motor Curian

Rinaldi menjelaskan, jarak tempuh dari Mako 113 menuju lokasi sekitar 3,9 Kilometer. Berkat kesigapan petugas yang mengerahkan 4 unit armada serta 40 personel ke lokasi yang berada di kawasan padat pertokoan dan jalan utama tersebut, api berhasil dikuasai dan proses penanganan selesai pada pukul 20.00 WIB.

“Berdasarkan data sementara, kebakaran dengan luas area bangunan terdampak sekitar 5 x 8 meter persegi ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sebanyak 5 orang penghuni dipastikan selamat dan dilaporkan tidak ada yang mengungsi,” jelas Rinaldi.

Meskipun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta, kata Rinaldi, petugas berhasil melokalisir api sehingga menyelamatkan aset di sekitar lokasi yang ditaksir bernilai sekitar Rp800 juta, serta mencegah tiga bangunan lain di sekitarnya ikut terdampak.

Baca Juga  KPK Periksa Stafsus Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Dugaan Pemerasan Pengadaan TKA

“Kronologi kejadian bermula ketika seorang saksi mata bernama Ilham (38) melihat kobaran api yang sudah membesar dari tempat jualan makanan tersebut. Saksi kemudian segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” tutur dia.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Proses pemadaman dan pengamanan di lokasi turut dibantu oleh unsur TNI, Polri, serta jajaran Kecamatan Padang Timur.

“Dalam proses penanganan di lapangan, petugas Damkar Kota Padang turut dibantu unsur TNI, Polri, dan Camat. Situasi kawasan yang berada di area pertokoan padat menjadi perhatian petugas agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar,” pungkasnya. (*)