METRO BISNIS

Perkuat Daya Saing UMKM Sagu di Selat Panjang, PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Pengolahan dan Strategi Pemasaran

×

Perkuat Daya Saing UMKM Sagu di Selat Panjang, PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Pengolahan dan Strategi Pemasaran

Sebarkan artikel ini

Selat Panjang – Sagu telah lama menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, potensi sagu juga dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi lokal apabila diolah menjadi produk bernilai tambah dan dipasarkan secara lebih luas.

Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan inovasi serta menyusun strategi pemasaran yang efektif. Penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berangkat dari semangat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas UMKM Lokal: Pengolahan Produk Turunan Sagu dan Strategi Pemasaran di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis potensi daerah.

Sosialisasi menghadirkan Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa peningkatan nilai tambah produk menjadi salah satu kunci agar UMKM mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin dinamis.

Baca Juga  Untuk Pengadaan Vaksin Covid-19, Kemenkeu Alokasikan Dana Rp 34 T

Menurut Eko, sagu memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Namun, pengembangan produk perlu diiringi dengan peningkatan kualitas, inovasi kemasan, penguatan merek, serta strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar lebih luas, termasuk melalui pemanfaatan platform digital.

Selama kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik pengolahan produk turunan sagu, pengembangan inovasi produk, pengemasan yang menarik, penyusunan identitas merek, hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan perilaku konsumen. Sesi diskusi dan berbagi pengalaman juga menjadi ruang bagi peserta untuk saling bertukar informasi mengenai tantangan dan peluang dalam mengembangkan usaha.

Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, Muhammad Jamil, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus program TJSL perusahaan karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.

“Melalui program TJSL ini, PLN UIP Sumbagteng ingin mendorong pelaku UMKM agar mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Sagu merupakan salah satu kekayaan daerah Kepulauan Meranti yang memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengolah produk sekaligus memperluas peluang pemasarannya,” ujar Muhammad Jamil.

Baca Juga  Instruktur Safety Riding Honda Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Internasional

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari terselenggaranya pelatihan, tetapi juga dari kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“PLN berkomitmen menghadirkan manfaat yang tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pelaku UMKM dapat terus diperkuat sehingga potensi lokal mampu berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PLN UIP Sumbagteng berharap para pelaku UMKM semakin mampu mengembangkan produk turunan sagu yang berkualitas, inovatif, dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha berbasis potensi lokal, sehingga mampu menciptakan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.