PADANG, METRO–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatra Barat mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) V melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat Sumbar Tahun 2026, pada Jumat (24/7) di Hotel Mercure Padang.
Musda tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Dr. H. E. Herman Khaeron, dengan mengusung tema “Konslidasi Partai Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Dr. H. E. Herman Khaeron, menegaskan bahwa Musdalub merupakan amanat konstitusi partai sekaligus momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Pesan Ketua Umum sangat jelas, jadikan Musda sebagai momentum untuk merapatkan barisan dan memperkuat persatuan. Hanya dengan kebersamaan dan soliditas, cita-cita partai dapat diwujudkan,” ujar Herman Khaeron.
Ia mengatakan, Partai Demokrat menargetkan untuk merebut kembali satu kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I yang hilang pada Pemilu 2024. Selain itu, partai juga menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Menurut Herman, DPP Partai Demokrat kembali memberikan amanah kepada Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat, Ir. H. Mulyadi, untuk mengembalikan kursi DPR RI tersebut apabila kembali dipercaya memimpin DPD Partai Demokrat Sumbar.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumbar, Ir. H. Mulyadi, mengatakan Musdalub merupakan forum konsolidasi internal untuk menyusun langkah strategis menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Ia menilai perubahan regulasi kepemiluan yang masih dibahas oleh pemerintah bersama DPR RI perlu diantisipasi sejak dini agar target politik partai tetap dapat dicapai.
“Perubahan politik berlangsung sangat cepat. Karena itu DPP menginstruksikan agar konsolidasi dipercepat hingga ke tingkat ranting sehingga seluruh struktur partai siap menghadapi berbagai kemungkinan,” kata Mulyadi.
Mulyadi mengakui Partai Demokrat kehilangan satu kursi DPR RI di Sumatera Barat pada Pemilu 2024. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika politik nasional, khususnya pada Pemilihan Presiden, yang turut berdampak terhadap perolehan suara Partai Demokrat di daerah.
Meski demikian, ia optimistis Demokrat mampu kembali meningkatkan kekuatan politiknya melalui konsolidasi organisasi, penguatan struktur hingga tingkat akar rumput, serta kerja nyata para kader di tengah masyarakat.
“Struktur partai di tingkat bawah merupakan ujung tombak perjuangan. Tugas kami adalah menyiapkan strategi, sementara pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh jajaran hingga ke tingkat ranting,” tegasnya.
Ketua penyelengara Ari Prima dapat melaporkan bahwa Musda ke V melalui mudalub Partai Demokrat Provinsi Sumbar dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2026 di Kota Padang. Pembukaan pada musda ini di hadir lebih kurang dari 200 orang yang terdiri dari unsur pengurus DPP,Pengurus DPD Provinsi Sumatera Barat,Pengurus KSB DPC Kota /Kabupaten di Sumbar dan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sumatera Barat serta anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota / Kabupaten di Sumatera Barat.
“Kita hadir di sini dalam rangka pilihan berbuat baik. Sesuai dengan tema ini, seluruh kader Partai Demokrat di Sumbar harus Solid,semakin kompak ,dan semakin mengedepankan semangat perdaudaraan dalam menghadapi tantangan politik ke depan,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, ia pun menyampaikan terima kasih kepada Sekjen, peserta musda dan tamu undangan sehingga berjalqn lancar dan sukses aman sehingga menghasilkan keputusan keputus strategis demi kemajuan partai demokrat di Sumbar.
“Habis gelap terbitlah terang Insya Allah 2029 langit Sumbar akan terus membiru,” tandasnya mengakhiri. (ped)






