PADANG, METRO—Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) PO Kawan bernomor polisi BA 7962 WU mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (23/7) sekitar pukul 04.45 WIB.
Akibat insiden itu, sopir dan tujuh penumpang bus mengalami luka-luka. Lima penumpang yang luka ringan dibawa ke Puskesmas Lubuk Buaya, sedangkan tiga lainnya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Diduga, kecelakaan itu dipicu saat bus berusaha menghindari sepeda motor. Setelah hilang kendali, bus tersebut naik ke taman pembatas jalan lalu menabrak tiga pohon dan sebuah tiang lampu penerangan jalan. Warga sekitar maupun pengendara yang lewat, langsung memberikan pertolongan kepada para korban.
Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP sementara, bus yang melaju dari arah Pariaman menuju Kota Padang itu mendadak hilang kendali saat melintas di lokasi kejadian.
“Kecelakaan terjadi karena kendaraan hilang kendali, lalu menabrak tiang listrik dan pohon hingga akhirnya terbalik,” ujar Iptu Zulkifli saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/7).
Dijelaskan Iptu Zulkifli, delapan korban luka terdiri dari satu orang pengemudi dan tujuh orang penumpang. Seluruhnya langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
“Setelah mendapat laporan, personel Satlantas Polresta Padang yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan evakuasi agar tumpukan bus dan material tidak melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama lintas Sumatra tersebut,” ujar dia.
Iptu Zulkifli menuturkan, identitas korban yaitu sopir bus brrnama Ismet Nuris (40). Ia mengalami luka robek dan lebam pada mata kanan. Tujuh korban lainya berasal dari para penumpang. Mereka bernama Dismaini (65) mengalami sakit pada telinga kanan. Yasnimar (52) mengalami hidung berdarah, lecet di dekat mata kanan, serta nyeri pada paha kiri.
“Kemudian, Sudarniati (43) mengalami lebam dan nyeri pada kaki kiri. Yurneti (56) mengeluhkan sakit pada kepala, badan, dan kaki., Rahima (68) mengalami nyeri pada kaki kiri dan rusuk kiri. Yulda Efita (54) mengalami luka robek di kepala, nyeri pada leher, serta sakit gigi. Sementara Kaharudin (60) mengalami luka robek pada kepala,” jelasnya.
Saat ini, armada bus yang mengalami kerusakan telah berhasil diangkat dan diamankan ke Unit Laka Lantas Polresta Padang. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. (*)






