METRO PESISIR

Bupati Padangpariaman Buka Rakerda Penyusunan RKPD Tahun 2027

×

Bupati Padangpariaman Buka Rakerda Penyusunan RKPD Tahun 2027

Sebarkan artikel ini
SAMBUITAN—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, berikan sambutan saatb membuka sekaligus memimpin Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padangpariaman tahun 2027.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis,  membuka sekaligus me­mimpin Rapat Kerja Dae­rah (Rakerda) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padangpariaman tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II tahun 2026.

Rakerda tersebut dihadiri Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Inspektur, Sekretaris DP­RD, para Kepala OPD, Kepala Bagian, Sekretaris Perangkat Daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Padangpariaman.

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­negaskan bahwa Rakerda ini merupakan momentum penting untuk menentukan arah pembangunan dae­rah pada tahun mendatang.

Menurutnya, kualitas perencanaan yang disusun hari ini akan sangat menentukan ketepatan kebijakan anggaran, efektivitas pemanfaatan sumber daya, serta keberhasilan pembangunan daerah di masa depan. “Agenda hari ini menjadi dasar dalam me­nyusun RKPD tahun 2027. Apa yang kita putuskan pada tahap ini akan sangat menentukan arah kebijakan anggaran daerah, ke­tepatan alokasi sumber daya, serta efektivitas pe­laksanaan pembangunan pada tahun-tahun yang akan datang,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 dilakukan dalam situasi yang penuh tantangan. Selain masih dipengaruhi dinamika ekonomi global dan nasional, Kabupaten Padangpariaman juga meng­hadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Bupati mengingatkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Padangpariaman dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempengaruhi pelayanan da­sar dan kondisi sosial ma­syarakat.

Baca Juga  Wako Pariaman Terima Langsung Penghargaan di Jakarta, Raih SAKIP dan RB Award 2021

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bahwa pemba­ngu­nan ke depan harus semakin memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana dan ketahanan wilayah. “Kita tidak hanya dituntut membangun kem­bali, tetapi memastikan proses pembangunan dilakukan dengan pendekatan build back better, mem­­bangun lebih baik, lebih aman, dan lebih berkelanjutan,” tegasnya.

Karena itu, Bupati meminta agar RKPD Tahun 2027 mengintegrasikan a­genda pemulihan pascabencana melalui percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, pe­nguatan sistem drainase, pengendalian banjir, penataan kawasan rawan longsor, hingga peningkatan kapasitas masyarakat da­lam menghadapi risiko bencana.

Ia juga menegaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Padangpariaman Tahun 2027, yakni “Transformasi Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Ketahanan Pangan, Kesejah­teraan Sosial, dan Pemulihan Pascabencana”, harus menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun program kerja.

Menurutnya, transformasi ekonomi yang diba­ngun bukan hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh manfaat pemba­ngunan secara merata, de­ngan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat ketangguhan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar me­nyusun program secara realistis di tengah ketidakpastian kondisi fiskal nasional. “Kita belum mengetahui bagaimana kemampuan keuangan daerah ke de­pan, apakah kebijakan efi­siensi anggaran masih berlanjut atau berubah. Namun dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, kita tidak boleh berhenti merencanakan pembangunan. Kita harus tetap berjalan, tetap berbakti kepada masyarakat, dan mem­berikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Baca Juga  Terbentuk Tahun 2019 Diaktifkan Kembali Tahun 2024, Saka Kalpataru Gelar Aksi Bersih Pantai Kata

Ia menyebut masih ba­nyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, hingga upaya mendorong kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Melalui rapat kerja ini kita rumuskan bersama arah pembangunan Kabupaten Padangpariaman. Minimal satu tahun ke depan kita memiliki arah yang jelas, sehingga infrastruktur yang rusak dapat diperbaiki, perekonomian ma­sya­rakat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terus bertambah. Saya yakin dengan musyawarah, ke­kompakan, dan semangat saling bahu-membahu, seluruh target tersebut da­pat kita wujudkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Kabupaten Padangpariaman melalui Sekretaris Bapelitbangda, Nofrianti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda ini bertujuan mengevaluasi capaian kinerja perangkat daerah hing­ga Triwulan II Tahun 2026 sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan tahun 2027.

Ia menjelaskan, Rakerda juga menjadi forum untuk mengidentifikasi ber­bagai kendala yang di­hadapi perangkat daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan, me­nyusun langkah percepatan pencapaian target pem­bangunan pada Semester II Tahun 2026, me­nyelaraskan prioritas pem­bangu­nan daerah dengan RP­JMD, RKPD, serta kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Su­matera Ba­rat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam me­wujudkan target pembangunan Kabupaten Padangpariaman secara efektif, terukur, dan berkelanjutan. (efa)