PDG.PANJANG, METRO– Musibah kebakaran rumah yang merenggut korban jiwa terjadi di Kota Padangpanjang. Kali ini, peristiwa memilukan itu menghanguskan sebuah rumah semi permanen di Jalan Rahmah El Yunusiah, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat, pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 02.30 WIB.
Pemilik rumah bernama Deni Febriadi (54), terjebak di dalam kamar saat kebakaran terjadi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan. Seluruh tubuhnya sudah hangus dilalap si jago merah.
Jasad korban ditemukan setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil memadamkan api. Polisi dari Polsek setempat dan Tim Inafis langsung melakukan olah TKP. Setelah itu, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dibersihkan.
Sementara itu, di depan rumah korban yang berprofesi sebagai pedagang ini, juga dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran rumah tersebut.
Kapolsek Padangpanjang, Iptu Riki Naldo, mengatakan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, Bayu (18) dan Fadil (18), berada sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Kedua saksi pada saat itu melihat kepulan asap tebal keluar dari rumah korban.
“Melihat hal itu, kedua saksi bersama teman-temannya bergegas mendatangi rumah tersebut. Mereka berusaha berteriak untuk membangunkan penghuni rumah, namun tidak ada yang membuka pintu rumah,” kata Iptu Riki kepada wartawan, Minggu (19/7).
Curiga di dalam masih ada orang, ungkap Iptu Riki, saksi bersama warga berusaha menyelamatkan penghuni dengan mendobrak pintu yang saat itu dalam kondisi terkunci. Namun, setelah pintu berhasil dibuka, kondisi di dalam rumah telah dipenuhi asap tebal.
“Warga tidak berani masuk karena ruangan sudah dipenuhi asap tebal. Upaya penyelamatan yang mereka lakukan pun gagal. Melihat api yang semakin membesar, salah seorang saksi kemudian segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Padangpanjang,” ujar Iptu Riki.
Tak lama berselang, kata Iptu Riki, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman bersama warga sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.55 WIB. Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah semi permanen hangus terbakar dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.
“Setelah menerima laporan adanya kebakaran yang menimbulkan korban jiwa, kami mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari para saksi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tegas Iptu Riki.
Iptu Riki menambahkan, dugaan sementara korban sedang tertidur pulas berada di dalam kamar saat api mulai membesar. Korban ketika itu tak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya ikut terbakar bersama bangunan rumahnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada untuk mencegah kebakaran. Pastikan tidak ada benda-benda yang bisa memicu kebakaran sebelum tidur maupun meninggalkan rumah,” tutup dia. (*)






