TANAHDATAR, METRO —Pengunjung maupun warga di Pasar Jati Batusangkar, Jalan Muhammad Yamin, Jorong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanahdatar, mendadak heboh. Pasalnya, seorang pria ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya, Kamis (16/7) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui berinisial R (40). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh isterinya. la sangat terkejut melihat tubuh suaminya tergantung di janjang kayu yang berada dalam rumah kontrakan yang mereka huni.
Dengan wajah ketakutan dan panik, istri korban langsung berteriak meminta pertolongan. Beberapa orang warga di Pasar Jati Batusangkar pung langsung berdatangan untuk memberi pertolongan. Sayangnya, saat dicek, korban ternyata sudah meninggal dunia.
Peristiwa ini memicu kerumunan massa di sekitar lokasi kejadian. Dalam hitungan menit, area Pasar Jati yang biasanya sibuk dengan aktivitas jual beli, mendadak ramai oleh warga yang ingin melihat peristiwa tragis tersebut dari dekat.
Tak berselang lama, Polisi dari Polsek Lima Kaum dan Satreskrim Polres Tanahdatar tiba di lokasi setelah menerima laporan adanya penemuan mayat. Di dalam rumah kontrakan yang berada di lantai dua, petugas melakukan olah TKP. Setelah itu, jenazah korban dievakuasi petugas ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans.
Kasatreskrim Polres Tanahdatar, Iptu M Iqbal, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat yang diduga kuat akibat bunuh diri tersebut.
“Korban sudah dievakuasi ke RSUD Ali Hanafiah Batusangkar untuk dilakukan visum luar oleh tim medis,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.
Iptu M Iqbal menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan dramatis karena petugas harus membubarkan kerumunan warga terlebih dahulu agar jalur evakuasi ambulans tidak terhambat.
“Selain itu, Tim Satreskrim bersama petugas medis memeriksa kondisi tubuh korban dengan sangat hati-hati sebelum menurunkannya dari tali ikatan,” ujar dia.
Mengenai motif tindakan nekat tersebut, kata Iptu M Iqbal, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut berdasarkan bukti-bukti di lapangan.
“Penyebab pasti meninggalnya korban sedang dalam proses penyidikan mendalam. Namun, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ada ditemukan adanya tanda luka aniaya pada tubuh korban,” ujar Iptu M Iqbal.
Iptu M Iqbal menuturkan, beberapa anggota Satreskrim sudah berada di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan sudah diamankan dan dibawa ke Mako Polres Tanahdatar guna pemeriksaan ebih lanjut.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar yang mengenal korban semasa hidupnya sebagai sosok yang ramah. Kepergian korban yang mendadak dan tragis ini memicu rasa tidak percaya di kalangan tetangga serta pedagang pasar yang sering berinteraksi dengannya.
Korban R meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Seorang warga masyarakat yang berada di lokasi mengaku sangat kaget dengan peristiwa tersebut karena tidak melihat tanda-tanda aneh pada diri korban sebelumnya.
“Korban orang baik, tidak disangka ia pergi begitu cepat dengan cara seperti ini, semoga Allah ampuni dosanya,” katanya sambil menahan sedih. (ant)






