BERITA UTAMA

Mendikdasmen Tegaskan MPLS Bukan Ajang Pelonco, tapi Tumbuhkan Rasa Aman di Sekolah

×

Mendikdasmen Tegaskan MPLS Bukan Ajang Pelonco, tapi Tumbuhkan Rasa Aman di Sekolah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) bukan lagi menjadi ajang perpeloncoan maupun praktik senioritas. MPLS Ramah kali ini mesti menjadi momentum untuk membangun budaya se­kolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.

Menurut Abdul Mu’ti, tradisi pelonco yang selama ini identik dengan tindakan senioritas harus diubah melalui pelaksanaan MPLS Ramah. Dengan begitu, sekolah dapat menjadi lingkungan yang mendukung peserta didik untuk tumbuh dalam suasana yang penuh rasa aman dan saling menghargai.

“MPLS bukanlah seremonial yang ditandai dengan perpeloncoan atau senioritas. Senior melakukan berbagai macam tindakan yang mencerminkan senioritasnya yang kadang-kadang tidak diwujudkan dalam keteladanan,” ujarnya saat membuka kegiatan MPLS Ramah di SMKN 2 Singosari, Malang, Jawa Timur, Senin (13/7).

Baca Juga  Kasasi Jaksa Dikabulkan MA, Terdakwa Korupsi Dana Koperasi Segera Dieksekusi

“Kita ingin merubah tra­disi perploncoan itu dengan membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman, dimulai dari MPLS Ramah,” sambung Mu’ti.

Ia menambahkan, se­kolah harus menjadi tempat yang menumbuhkan sikap saling menghormati, saling mencintai, serta memuliakan guru, orang tua, dan ilmu pengetahuan.

“Kita berusaha untuk bagaimana menciptakan sekolah sebagai lingkungan di mana kita saling menghormati, saling mencintai antara satu dengan yang lainnya. Kita me­muliakan guru-guru kita, memuliakan orang tua kita, dan memuliakan ilmu,” tuturnya.

Tokoh Muhammadiyah itu juga mengajak seluruh peserta didik di Indonesia menjadikan MPLS sebagai langkah awal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, setiap keberhasilan diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh kesungguhan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kemampuan bekerja sama dengan orang lain.

Baca Juga  Tim Polda Sumbar Sidak ke Pabrik Minyak Goreng di Kota Padang, Kombes Pol Adip: Stok Dipastikan Aman dan Mencukupi

“Setiap langkah besar tentu harus kita mulai dari langkah-langkah kecil yang kita laksanakan secara konsisten, kita laksanakan dengan penuh kesungguhan,” jelasnya.

Pada kesempatan ter­sebut, Abdul Mu’ti kembali mengingatkan isi ikrar pelajar yang menekankan pentingnya keimanan, penghormatan kepada o­rang tua dan guru, sema­ngat belajar, menjaga hubungan baik dengan sesama teman, serta mencintai bangsa dan negara.

“Kita berkomitmen untuk senantiasa menghormati dan mencintai orang tua dan guru. Kita senantiasa berkomitmen bersungguh-sungguh untuk belajar dengan sebaik-baiknya demi mencapai cita-cita yang mulia. Kita senantiasa membangun rasa cinta, menghormati, dan berperilaku yang baik dengan sesama teman. Dan kita semua, sebagai generasi dan kader bangsa Indonesia, senantiasa mencintai, menegakkan, serta membangun bangsa dan negara kita,” pungkasnya. (jpg)