PDG.PARIAMAN, METRO—Mayat tanpa identitas ditemukan tergeletak di bawah Flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Rabu (8/7) sekitar pukul 18.15 WIB.
Kondisi korban tertelungkup di semak dan celananya melorot. Pascapenemuan, mayat Mr X itu langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, personel Polsek Batang Anai langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan sesosok mayat di bawah flyover BIM. Begitu informasi diterima, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara,” kata Iptu Wadriadi, Rabu (8/7).
Iptu Wadriadi mengatakan, berdasarkan informasi awal, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Saat ini, kata dia, personel Polsek Batang Anai bersama Polres Padang Pariaman masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan penyelidikan.
“Anggota masih berada di TKP. Kami masih melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap korban. Untuk identitas korban maupun penyebab kematiannya belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Iptu Wadriadi menduga, pria ini memiliki ganguan jiwa atau ODGJ. Hal ini sesuai keterangan warga yang telah biasa melihat aktivitas korban sehari-hari di bawah Flyover BIM.
“Masyarakat setempat sering melihatnya. Di bawah flyover ini ada tempat dia biass tidur. Kemungkinan dia ini sakit,” tutur dia.
Selain itu, kata Iptu Wadiradi, dari hasil pemeriksaan di TKP, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Terkait celana melorot, berkemungkinan lantaran celana yang digunakan tidak kondisi baik dan ukuranya terlalu besar.
“Kadang namanya ODGJ ini kita tidak tahu pakaiannya bagaimana. Tapi kami selidiki kematian korban. Tunggu tim identifikasi dulu. Nanti dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban akan ketahuan penyebab meninggalnya,” tutup dia. (*)






