AGAM/BUKITTINGGI

Training Manajemen Masjid Komprehensi, Perkuat Semangat Bangkik Dari Surau di Kamang Magek

×

Training Manajemen Masjid Komprehensi, Perkuat Semangat Bangkik Dari Surau di Kamang Magek

Sebarkan artikel ini
TRAINING— Bupati Agam, Benni Warlis, menghadiri kegiatan Training Manajemen Masjid Komprehensif se- Kecamatan Kamang Magek yang digelar di Aula Kantor Camat Kamang Magek, Selasa (30/6).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menghadiri kegiatan Training Manajemen Masjid Komprehensif se- Kecamatan Kamang Magek yang digelar di Aula Kantor Camat Kamang Magek, Selasa (30/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memper­kuat peran masjid sebagai pusat pembangunan umat se­kaligus mendukung program unggulan Pemerintah Ka­bupaten Agam, “Bangkik Dari Surau.”

Panitia pelaksana, Ustaz Dr Syafrudin SS MM, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus masjid se-Kecamatan Kamang Magek.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola masjid agar mampu menjalankan fungsi masjid secara lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan semangat Program Bangkik dari Surau yang saat ini terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Agam. Program tersebut bertujuan membangkitkan nilai-nilai spiritual masyarakat yang kemudian menjadi fondasi bagi pembangunan di berbagai sektor kehidupan.

“Peradaban yang kuat dibangun dari masjid. Dari masjid lahir generasi yang berakhlak, masyarakat yang peduli, serta pemerintahan yang berlandaskan nilai -nilai keagamaan. Karena itu, kami berharap semangat Bangkik dari Surau dapat menyebar ke seluruh masjid di Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan Kamang Magek,” ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Koordinasi dan Komunikasi, 13 Pengurus FKD Dilantik

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan meny­e­eng­garakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelatihan manajemen masjid meru­pa­kan langkah strategis dalam mendukung visi pe­merintah daerah menjadikan masjid sebagai pusat akti­vitas masyarakat.

“Program ini sangat sejalan dengan arah pem­bangunan Kabupaten Agam. Kita ingin masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, ekonomi kemasyarakatan, pemberdayaan umat, hingga upaya pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, salah satu fungsi penting masjid saat ini adalah sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Dengan optimal­nya peran masjid, berbagai persoalan sosial yang mun­cul akibat degradasi moral dan akhlak di tengah ma­syarakat dapat diminimalisir.

“Masjid harus menjadi benteng moral bagi anak-anak dan generasi muda kita. Dari masjid lahir pendidikan karakter yang mampu menjawab tan­tangan zaman, sekaligus menjadi solusi terhadap berbagai pengaruh negatif yang berkembang di lingkungan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Benni Warlis menjelaskan bahwa salah satu implementasi nyata dari Program Bangkik dari Surau adalah pengembangan Nagari Kreatif Berbasis Masjid. Program tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta tata kelola masjid yang baik dan profesional.

Baca Juga  Pengurus Baru KONI Bukittinggi Dilantik, Siap Wujudkan Bukittinggi Gemilang di Dunia Olahraga

Karena itu, pelatihan manajemen masjid dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mempersiapkan pa­ra pengurus dalam mengelola organisasi, program, dan kegiatan masjid secara lebih efektif dan berkelan­ju­tan.

“Kita berharap ke depan pengelolaan masjid semakin profesional, transparan, dan inovatif. Dengan demikian, masjid mampu menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih dekat dan terikat dengan masjid,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam berbagai aktivitas masjid akan menjadi investasi besar bagi masa depan daerah. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, hal itu juga dapat menjadi langkah preventif dalam menghindarkan generasi muda dari kenakalan remaja serta berbagai pengaruh negatif lingkungan.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap seluruh pengurus masjid mampu menjadi motor penggerak kebangkitan umat, sehing­ga semangat “Bangkik dari Surau” benar-benar tum­buh dan berkembang menjadi gerakan bersama da­lam membangun masyarakat Agam yang religius, ber­karakter, dan berdaya saing. (pry)