BERITA UTAMA

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Sumbar 3 Hari ke Depan, Solsel dan Limapuluh Kota Waspada Hujan Lebat

×

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Sumbar 3 Hari ke Depan, Solsel dan Limapuluh Kota Waspada Hujan Lebat

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Hujan lebat.

PADANG, METROBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca Sumatra Barat (Sumbar) untuk tiga hari ke depan, mulai 22 hingga 24 Juni 2026.

Masyarakat di sejumlah daerah diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Berdasarkan data prakirawan BMKG Minangkabau, cuaca di Sumbar secara umum didominasi kondisi cerah berawan hing­ga berawan. Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi diprediksi ma­sih terjadi secara ber­gan­tian di sejumlah wila­yah.

Pada Senin (22/6), hujan berintensitas sedang hingga lebat diperkirakan berpotensi terjadi di Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Sementara pada malam hingga dini hari, hujan ringan diprediksi meluas ke wilayah Limapuluh Kota, Dharmasraya, dan Sijunjung.

Baca Juga  Pohon Tumbang, Marapalam Macet 2 Jam

Memasuki Selasa (23/6), BMKG mencatat per­geseran potensi hujan lebat ke wilayah Limapuluh Kota dan Solok Selatan. Sejumlah daerah lain seperti Agam, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Sijunjung, hingga Dharmasraya diprakirakan mengalami hujan ringan.

Sementara pada Rabu (24/6), hujan ringan di­pre­diksi terjadi di banyak wila­yah Sumbar sejak siang hingga malam hari. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat untuk Pasaman, Limapuluh Kota, dan Dharmasraya terutama pada malam hing­ga dini hari.

Baca Juga  Andre Rosiade: Warga Solo Dukung Prabowo karena Jokowi

Suhu udara di Sumbar selama tiga hari ke depan diperkirakan berada pada kisaran 17–32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara mencapai 65–98 persen. Kecepatan angin ber­kisar 4–24 kilometer per jam.

BMKG mengimbau ma­sya­rakat maupun pengendara khususnya yang berada di kawasan rawan bencana seperti perbukitan, lereng, dan bantaran sungai, agar terus memperbarui informasi cuaca serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Selalu pantau perkem­bangan cuaca resmi demi keselamatan bersama dan waspada terhadap potensi hujan yang dapat memicu banjir maupun longsor,” imbau BMKG. (*)