DHARMASRAYA, METRO—Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Elang Batas Satreskrim Polres Dharmasraya berhasil meringkus seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang yang melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres Tebo, Polda Jambi.
Pelaku spesialis curanmor tersebut ditangkap di kawasan Simpang Lawai, Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, pada Kamis (11/6).
Operasi ini merupakan hasil kolaborasi cepat antara personel Polsek Tengah Ilir (Polres Tebo) dan Tim URC Elang Batas (Polres Dharmasraya) yang dipimpin langsung oleh Ipda Dandi Fernando.
Katim URC Elang Batas, Ipda Dandi Fernando, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari koordinasi antar-wilayah terkait pelacakan pelaku curanmor yang diduga melarikan diri ke arah Dharmasraya.
Berdasarkan laporan yang diterima, aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (10/6) di sebuah masjid di Desa Mengupeh, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo. Saat itu, korban yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Padang berhenti untuk beristirahat. Namun, sepeda motor Honda Scoopy miliknya raib digasak pelaku saat korban tertidur.
“Setelah menerima informasi bahwa pelaku melintasi wilayah kami, tim langsung melakukan penyisiran dan memberikan backup kepada personel Polsek Tengah Ilir. Berkat kesigapan anggota di lapangan, pelaku berhasil kami amankan di Simpang Lawai,” ujar Ipda Dandi.
Dalam operasi penangkapan tersebut, ditambahkan Ipda Dandi, petugas mengamankan, satu orang tersangka beserta barang bukti berupa uang tunai, yang diduga kuat merupakan hasil penjualan sepeda motor milik korban.
“Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi penangkapan. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa oleh personel Polsek Tengah Ilir ke Mapolsek Tebo untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut,” ungkap dia.
Terpisah, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana, melalui Kasat Reskrim AKP Andri menegaskan bahwa keberhasilan tangkapan ini merupakan wujud nyata dari solidnya koordinasi antar-kepolisian lintas Polda dalam menekan angka kriminalitas.
“Pihak kepolisian juga memastikan seluruh proses penangkapan di lapangan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” sebut AKP Andri. (dpr)






