BUKITTINGGI, METRO–Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi, Selasa (2/6), guna memperkuat hubungan Indonesia-Jepang sekaligus menggali potensi kerja sama, khususnya di sektor pariwisata.
Kedatangan Dubes RI tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Balai Kota Bukittinggi. Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam kesempatan tersebut, Nurmala Kartini Sjahrir menilai Bukittinggi memiliki potensi wisata yang sangat besar untuk dipromosikan kepada masyarakat Jepang. Menurutnya, daya tarik alam, budaya, dan sejarah yang dimiliki Kota Jam Gadang berpeluang menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara apabila dikemas dengan baik.
Ia menjelaskan, wisatawan Jepang umumnya sangat memperhatikan aspek perencanaan perjalanan sebelum memutuskan berkunjung ke suatu destinasi. Karena itu, ketersediaan informasi yang jelas dan lengkap menjadi faktor penting dalam menarik minat mereka.
“Masyarakat Jepang butuh kepastian dan perencanaan untuk berkunjung ke suatu daerah, terutama untuk liburan. Mereka butuh informasi sederhana terkait fasilitas umum yang bersih dan nyaman,” katanya.
Nurmala juga mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi untuk memperkuat kerja sama dengan pelaku usaha tour and travel dalam menyiapkan materi promosi yang komprehensif. Dengan demikian, wisatawan dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai perjalanan mereka jauh sebelum keberangkatan.
Menurutnya, informasi mengenai akomodasi, pusat perbelanjaan, transportasi hingga fasilitas umum harus mudah diakses oleh calon wisatawan asing.
“Sehingga beberapa bulan sebelum melakukan perjalanan, mereka sudah mengetahui mau nginap di mana, mau belanja di mana, toiletnya ada di mana dan lain sebagainya. Masyarakat Jepang sangat peduli dan teliti dengan toilet, kebersihan dan porsi atau rasa dari makanan,” kata Nurmala Kartini.
Selain keindahan alam dan budaya, ia menilai sejarah yang dimiliki Bukittinggi merupakan aset besar yang dapat menjadi daya tarik wisata internasional. Namun, kisah sejarah tersebut perlu dikemas dalam berbagai bahasa asing agar lebih mudah dipahami wisatawan mancanegara.
“Sejarah Bukittinggi yang disampaikan Bapak Wali Kota tadi, luar biasa. Mungkin orang Indonesia sendiri tidak banyak yang tahu. Apalagi masyarakat luar negeri. Nah ini akan menambah daya tarik, tapi kita dorong, story-nya itu disiapkan dalam bahasa asing, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan bahasa lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memaparkan sejumlah nilai historis yang dimiliki kota tersebut. Ia menjelaskan bahwa Bukittinggi memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa karena pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tahun 1948.
Menurut Ramlan, sejarah tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa Bukittinggi layak mendapat perhatian lebih sebagai daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap perjuangan bangsa.
“Bukittinggi ini merupakan tanah kelahiran sang proklamator Bung Hatta dan banyak pahlawan serta tokoh nasional lain. Bukittinggi pernah jadi ibu kota negara saat PDRI 1948,” katanya.
Ramlan menambahkan, Sumatera Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat menjanjikan dan Bukittinggi menjadi salah satu destinasi utama yang menarik kunjungan wisatawan ke Ranah Minang.
Kota ini, lanjutnya, menawarkan perpaduan wisata alam, budaya, dan sejarah yang menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lain.
“Kami tentu berharap, pemerintah pusat juga banyak melaksanakan kegiatan skala nasional dan internasional di Sumatera Barat, khususnya di Bukittinggi. Sehingga pariwisata kita makin dikenal dan dapat dinikmati wisatawan mancanegara,” kata Ramlan.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap promosi wisata daerah semakin luas, khususnya di pasar Jepang yang memiliki potensi besar dalam mendatangkan wisatawan berkualitas. “Sehingga upaya dari Kota Perjuangan ini menghasilkan sesuatu yang maksimal dan berdampak positif bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Wali Kota. (pry)






