JAKARTA, METRO—Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan menunjuk Naniek S Deyang sebagai penggantinya. Pencopotan Dadan diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Selasa malam (2/5).
Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah Prabowo memantau dan mengevaluasi kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun terakhir. Evaluasi juga disebut berdasarkan masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat program MBG.
“Pada hari ini, Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6) malam.
Sementara dua Wakil Kepala BGN yang dicopot adalah Lodewijk F Paulus dan Sonny Sanjaya. Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Prasetyo mengatakan pemerintah menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya, atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi dan mengembangkan BGN.
Selanjutnya, kata Prasetyo, pimpinan baru BGN diminta segera berkonsolidasi internal serta memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Menurut Prasetyo, perombakan ini diharapkan akan mempercepat pelaksanaan MBG, serta memperbaiki kinerja dan tata kelola BGN.
“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini, tidak akan mengganggu komitmen kami di dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah evaluasi dan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).
Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk respons positif Presiden terhadap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dan lembaga legislatif.
Dasco mengungkapkan bahwa DPR telah memantau informasi tersebut, terutama setelah mendengarkan keterangan resmi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) terkait perombakan di struktur BGN.
“Kami mengapresiasi pemerintah yang telah mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat, serta mempertimbangkan hasil koordinasi lintas kementerian dan masukan dari DPR,” ujar Dasco dalam keterangannya kepada media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Menurut Dasco, langkah Presiden untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pimpinan BGN merupakan keputusan yang tepat guna memastikan kinerja lembaga tetap optimal.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu berharap, dengan adanya jajaran pimpinan yang baru, BGN dapat segera melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat, terutama mereka yang menjadi penerima manfaat langsung program gizi nasional.
“Kami harapkan dengan adanya evaluasi menyeluruh ini, BGN akan berbenah diri dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya. (*)






