PADANG, METRO—Ratusan jamaah usia emas atau lansia (lanjut usia) dari berbagai kelompok pengajian di Kota Padang mengikuti Kajian Hikmah Nanuri bertema “Menata Hidup Menuju Husnul Khatimah” di Masjid Raya Sumatera Barat, Ahad (31/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Kajian tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Insan Mulia Nanuri yang berkedudukan di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan spiritual dan peningkatan kualitas ibadah para lansia.
Founder Yayasan Insan Mulia Nanuri, Dr. Hj. Sulastri, M.Pd., M.M mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para lansia untuk terus menambah ilmu, memperkuat keimanan, serta meningkatkan amal ibadah di masa senja.
“Melalui kajian ini, kami berharap para lansia memiliki rumah kedua untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperbanyak bekal amal dalam menjalani sisa usia dengan penuh keberkahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Insan Mulia Nanuri, Ustadz Imam Rasikh Islami Lc menyampaikan bahwa kajian tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan, baik secara langsung maupun melalui platform daring.
“Kajian ini tidak hanya berlangsung hari ini. Insya Allah akan menjadi program rutin yang dapat diikuti para lansia secara tatap muka maupun online agar manfaatnya semakin luas,” katanya.
Ia menjelaskan, tema husnul khatimah dipilih karena menjadi harapan setiap Muslim, terutama para lansia yang ingin mengoptimalkan sisa usia dengan amal terbaik dan ketaatan kepada Allah SWT.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua TP PKK Sumatera Barat, Ummi Harneli Bahar, yang turut hadir dalam acara tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program pembinaan keagamaan bagi masyarakat, khususnya kalangan usia lanjut.
Dalam kajiannya, Imam Besar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Ustadz Rahimul Amin Lc MA menjelaskan bahwa husnul khatimah adalah keadaan ketika seseorang meninggal dunia dalam kondisi taat kepada Allah SWT dan jauh dari perbuatan maksiat.
“Husnul khatimah merupakan cita-cita setiap Muslim. Kematian yang baik adalah ketika seseorang menghadap Allah dalam keadaan beriman, beramal saleh, dan istiqamah dalam ketaatan,” tutur Rahimul Amin.
Ia juga menguraikan tiga bentuk husnul khatimah, yakni yang tampak secara zahir, yang tidak tampak secara kasat mata, serta kondisi seseorang yang sepanjang hidupnya dikenal sebagai pribadi saleh hingga akhir hayatnya.
Kajian berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, sebelum jamaah melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sumatera Barat.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Insan Mulia Nanuri berharap para lansia semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama, memperbanyak amal saleh, serta mempersiapkan diri menuju akhir kehidupan yang diridhai Allah SWT. (*)






