AGAM/BUKITTINGGI

Kolaborasi TP PKK, Rutan Maninjau dan Pemnag Koto Malintang, Sulap Lahan Nonproduktif Jadi Produktif

×

Kolaborasi TP PKK, Rutan Maninjau dan Pemnag Koto Malintang, Sulap Lahan Nonproduktif Jadi Produktif

Sebarkan artikel ini
GOTONG ROYONG— Warga binaan Rutan Maninjau, kelompok tani, serta pemerintah nagari Kota Malintang melakukan gotong royong pengolahan lahan nonproduktif menjadi produktif, Sabtu (16/5).

AGAM, METRO–Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, mendorong pemanfaatan lahan nonproduktif agar kembali bernilai eko­nomi dan memberi manfaat bagi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Agam, Rutan Maninjau, serta Pemerintah Nagari Koto Malintang.

Kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan gotong royong pengolahan lahan tidur di wilayah nagari tersebut pada Sabtu (16/5). Kegiatan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan warga binaan Rutan Maninjau, kelompok tani, serta pemerintah nagari setempat.

Baca Juga  Pemko Persiapkan Bantuan Tahap II, Masyarakat Tedampak Ekonomi Pandemi Corona Didata

Dalam kegiatan itu, lahan yang selama ini terbengkalai dibersihkan dan mulai digarap. Lahan ter­sebut merupakan milik war­ga yang telah memberikan izin untuk dimanfaatkan dan dikelola oleh pihak Rutan Maninjau.

Pemanfaatan lahan tidur ini diharapkan mampu menghidupkan kembali area yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan yang memiliki nilai ekonomi dan memberikan dampak nyata bagi ma­syarakat sekitar.

Menurut Merry Benni Warlis, langkah ini menjadi bentuk sinergi yang konkret dalam meningkatkan produktivitas ma­sya­rakat sekaligus mendukung program pembinaan bagi warga binaan.

Baca Juga  Koleksi Barang Antik dan Kuno, Pemkab Agam Usulkan Lezatta Ditetapkan jadi Museum

“Lahan tidur yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini bisa menjadi sumber penghasilan baru dan mem­berikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini proses pengolahan lahan telah mulai berjalan. Ke depan, lahan tersebut akan dikelola secara lebih intensif oleh pihak Rutan Maninjau sebagai bagian dari program pembinaan sosial dan ekonomi bagi warga binaan. (pry)