PDG.PARIAMAN, METRO—Mobil Toyota Innova Reborn berpelat nomor BL 1453 LL yang diijadikan sebagai angkutan umum travel Padang-Pekanbaru terjun ke jurang sedalam 50 Meter di kawasan Malibou Anai tepatnya di perbatasan Kabupaten Padangariaman dan Kabupaten Tanahdatar, Jumat (17/4) pukul 05.00 WIB.
Akibat kecelakaan tunggal itu, tujuh orang yang terdiri dari sopir dan penumpang mobil mengalami luka-luka. Di dasar jurang, mobil travel posisinya terbalik dengan keempat roda menghadap ke atas. Sedangkan para korban tergeletak tak berdaya di setelah berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan.
Dalamnya jurang dan sulitnya akses membuat proses evakuasi belangsung hingga matahari terbit. Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel BPBD, TNI dan Polisi bersama warga, bahu membahu mengangkat korban dari dasar jurang menggunakan berbagai peralatan.
Setelah berhasil dievakuasi, para korban yang mengalami luka-luka dan patah tulang, selanjutnya dibawa ke RSUD Padangpanjang dan RS Ibnu Sina Padangpanjang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit Lakalantas Polres Padangpariaman, Aiptu Welfin Zachky membenarkan adanya kecelakaan tunggal mobil Innova di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, tepatnya di Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Pascakejadian, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi para korban dan melakukan olah TKP.
“Korban ada tujuh orang yang terdiri satu sopir dan enam penumpang. Para korban dibawa ke RSUD dan RS Ibnu Sina Padangpanjang,” kata Aiptu Welfin Zachky saat dikonfirmasi wartawan.
Aiptu Wefin mengatakan seluruh korban mengalami luka-luka dan dipastikan tidak ada korban meninggal dalam insiden kecelakaan ini meski kondisi mobil mengalami kerusakan yang sangat parah.
“Alhamdulillah Korban jiwa tidak ada. Selain mengakibatkan korban luka, kecelakaan ini menyebabkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 10 juta. Kondisi mobil dilaporkan mengalami kerusakan signifikan pada bagian bodi akibat benturan saat terjatuh ke jurang,” jelas Aiptu Wefin.
Aiptu Wefin menuturkan, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, mobil travel BL 1453 LL tersebut melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang dengan kecepatan sedang.
“Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga hilang kendali ke arah kiri jalan hingga akhirnya terperosok ke dasar jurang (out of control). Penyebab pastinya masih kami dalami dengan memintai keterangan dari sopir,” tutur dia.
Sementara itu, Pamapta I Polres Padangpariaman, Ipda Nasrul mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menuju lokasi kejadian (TKP) setelah menerima laporan pada pukul 05.30 WIB.
“Kami bersama piket Laka Lantas segera melakukan pengecekan ke lokasi di perbatasan Malibo Anai. Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di mana mobil masuk ke dalam jurang,” ujar Ipda Nasrul
Ipda Nasrul menuturkan, proses evakuasi para korban berlangsung cukup sulit dan dramatis. Tim SAR gabungan bersama BPBD Padangpanjang dan pihak kepolisian harus berjibaku melawan medan yang terjal di Korong Kandang Ampek, Kayu Tanam.
“Petugas harus menggunakan peralatan penyelamatan khusus untuk mengangkat korban dari dasar jurang sedalam 50 meter tersebut. Petugas bekerja ekstra keras mengangkat para korban karena kondisi medan yang sangat curam,” pungkasnya. (*)
Identitas Korban:
1. Dedy Sirait (sopir), mengalami kaki kanan patah dan luka-luka lecet dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padangpanjang.
2. Yenni Rasma, asal Pekanbaru. Mengalami luka lecet dibawa ke RSUD Padangpanjang.
3. Nayan, asal Padangpariaman. Mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padangpanjang.
4. Ronald Arifin, asal Padang. Mengalami luka dibawa ke RSUD Padangpanjang.
5. Delfa Nelti, asal Kota Pekanbaru. Mengalami luka dibawa ke RSUD Padangpanjang.
6. Wahyu Saputra, asal Rokan Hilir. Mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padangpanjang.
7. Zulhelmi, asal Padangpariaman. Mengalami pelipis luka robek dibawa ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padangpanjang.





