PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wawako : Kami Ingin Payakumbuh Menjadi Salah Satu Lilin Itu

×

Wawako : Kami Ingin Payakumbuh Menjadi Salah Satu Lilin Itu

Sebarkan artikel ini
SALAMAN—Wawako Payakumbuh Elzadaswarman bersalaman dengan Menteri PDT Yandri Susanto.

POLIKO, METRO  –Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menghadiri kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, di Desa Cubadak Aia Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah terhadap pemba­ngunan desa yang menyeluruh dan bermartabat. Dalam sambutannya, Menteri Yandri membuka pidato dengan mengutip pernyataan bertenaga dari Proklamator RI, Muhammad Hatta: “Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa.”

Kutipan itu bukan sekadar hiasan retorika, melainkan menjadi fondasi arah kebijakan yang ia perjuangkan. Le­bih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan desa harus menyentuh aspek fundamental kehidupan ma­sya­rakat. “Pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan sarana fisik, melainkan juga harus memperkuat nilai spiritual, pendidikan, serta pe­ngembangan potensi ge­nerasi muda.” lanjut Menteri Yandri.

Menurutnya, model pembangunan yang mengintegrasikan masjid, pesantren, dan pengembangan bakat olahraga di tingkat desa ha­rus menjadi percontohan nasional.

Baca Juga  Sekolah Diliburkan Ortu Berperan Penting Jaga Anak dari Virus Corona

Desa, tegasnya, bukan sekadar berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berprestasi. “Saya melihat ini sebagai kolaborasi luar biasa. Ketika masjid, pesantren, dan olah­raga disatukan, maka kita sedang membangun peradaban dari desa,” ujar Menteri Yandri.

Selain itu, ia mengungkapkan alasan intensitas kunju­ngannya ke Sumatera Barat. Menurutnya, daerah tersebut memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi besar terhadap pemba­ngunan nasional, termasuk Muhammad Hatta dengan gagasannya tentang eko­nomi kerakyatan dan de­mokrasi desa.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadas­warman, menyampaikan a­presiasi tinggi atas kunjungan kerja Menteri Yandri yang dinilainya sangat inspiratif dan memberikan energi baru bagi para pemimpin daerah. “Kunjungan kerja Pak Menteri ini bukan sekadar seremonial. Ada pesan yang dalam dan kuat bahwa pembangunan sejati dimulai dari desa, dari rakyat, dan untuk rakyat. Kami di Payakumbuh menyerap semangat ini se­penuhnya. Sebagai kota yang lahir dari budaya Minangkabau yang kaya, kami percaya bahwa kemajuan yang menggabungkan nilai spiritual dan pengembangan potensi ge­nerasi muda adalah jalan yang tepat. Gagasan Bung Hatta tentang cahaya lilin di desa itu relevan hingga hari ini, dan kami ingin Payakumbuh menjadi salah satu lilin itu,” ujar Elzadaswarman.

Baca Juga  Angin Puting Beliung Mengganas, Tujuh Unit Rumah Rusak

Ia juga menambahkan konsep pembangunan terintegrasi yang menggabungkan nilai keagamaan, pendi­d­ikan, dan pembinaan ge­nerasi muda sejalan dengan visi pembangunan daerah. “Kami melihat pendekatan ini sebagai strategi jangka panjang yang relevan untuk men­jawab tantangan pembangunan ke depan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat desa sebagai basis kemajuan da­erah,” tambahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPR RI Dapil II Sumbar Arisal Aziz, Wali Kota Pariaman Yota Balad, dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra. Menteri Yandri sendiri didam­pingi oleh Kepala BPSDM Kemendes PDT Agustomi Masik dan Kepala BPI Kemendes PDT Mulyadin Malik.(uus)