PADANG, METRO– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama RI terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, Selasa, (17/3) mengatakan, tema Idul Fitri tahun ini “Dengan Silaturahmi dan Berbagi Bangkitkan Semangat Mengabdi dan Berbakti Kembali.”
Edi Dharma menambahkan, Salat Idul Fitri rencananya digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar. Namun, itu tergantung kondisi cuaca. Jika hari hujan maka Salat Idul Fitri dipindahkan ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
Sedangkan terkait jadwal Salat Idul Fitri, Edi Dharma menegaskan semuanya tergantung keputusan Menteri Agama RI yang akan melaksanakan sidang isbat, Jumat (20/3).
“Sebelum sidang isbat, PHBI melaksanakan rukiyatul hilal. Melalui badan hisab dan rukiyat dimaksimalkan hisab Kamis 19 Maret dan kalibrasi kiblat. Jadi semuanya tergantung sidang isbat,” terangnya.
Edi Dharma menyampaikan, yang bertindak menjadi khatib saat Salat Idul Fitri di halaman Kantor Gubernur adalah Sekdaprov Sumbar, Ustaz Arry Yuswandi. Sementara imam dipercayakan kepada Edi Salman, Imam Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar.
“Kami juga mengimbau masyarakat Sumbar untuk tetap menjaga keharmonisan meski terdapat potensi perbedaan penetapan hari raya.
Harapannya masyarakat tetap saling menghargai dan mengikuti keputusan pemerintah,” ujarnya.(fan)






