METRO PESISIR

Dorong Percepatan Pemulihan Warga Terdampak Bencana, Mahyeldi Tinjau Pembangunan Huntaradi Bayang Utara

×

Dorong Percepatan Pemulihan Warga Terdampak Bencana, Mahyeldi Tinjau Pembangunan Huntaradi Bayang Utara

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN HUNTARA— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, memantau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (1/1).

PESSEL, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau pem­bangunan hunian semen­tara (huntara) bagi korban terdampak bencana hi­drometeorologi di Kecamatan IV Nagari Bayang U­tara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (1/1). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan ter­sebut, Gubernur Mahyeldi melihat langsung kondisi lapangan serta per­kem­bangan pembangunan hun­tara yang disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Ia menegaskan pentingnya percepatan pembangunan agar ma­syarakat dapat segera keluar dari kondisi darurat dan menempati hunian yang lebih layak dan aman. “Kita ingin masyarakat segera keluar dari kondisi darurat. Huntara ini harus dibangun dengan baik, a­man, dan nyaman, sambil kita terus menyiapkan solusi hunian yang lebih permanen,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga  Kapolres Ahmad Faisol Amir Ajak Personel Latihan Menembak

Mahyeldi juga mengingatkan agar pembangunan huntara memperhatikan aspek kesehatan lingku­ngan, ketersediaan air bersih, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Menurutnya, penyediaan hunian sementara merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyandri Dt. Rajo Intan menjelaskan total hunian sementara yang akan di­bangun berjumlah 62 unit. Dari jumlah tersebut, saat ini sebanyak 22 unit sedang dalam tahap pembangu­nan, sementara 40 unit lainnya masih dalam proses pencarian lahan. “Kita menargetkan pada 10 Januari mendatang, seluruh pembangunan huntara dapat diselesaikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan untuk hunian tetap, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 94 unit. Perbedaan jumlah dengan huntara disebabkan sebagian warga terdampak memilih me­ngungsi secara mandiri, sehingga tidak dibangunkan huntara dan hanya menerima Da­na Tunggu Hunian (DTH). “Hingga saat ini belum ada kendala berarti. Hanya saja, progres pembangu­nan sedikit melambat akibat faktor cuaca,” jelas Mulyandri.

Baca Juga  Wabup Padang­pariaman Kunjungi Keluarga Lansia Lohong

Dalam peninjauan ter­sebut, Gubernur Mahyeldi turut didampingi sejumlah pejabat Pemprov Sumbar dan Kabupaten Pesisir Selatan, di antaranya Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Is­wandi, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Kepala Dinas Sosial Sumbar Syaifullah, Sekda Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin, Asisten Eko­nomi dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan, Adi Susilo; serta Kalaksa BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Mulyandri Dt. Rajo Intan. (fan)