SOLOK, METRO—Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah gadang di Jorong Tabek Pala, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Minggu (28/12/2025) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur, sehingga menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar lokasi kejadian.
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 03.19 WIB dari warga setempat.
“Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak satu menit kemudian. Armada tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB,” kata Zulhelmi, Minggu pagi.
Api diketahui telah membesar saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kobaran api dengan cepat melahap bangunan rumah gadang yang mayoritas terbuat dari material kayu.
Rumah gadang yang terbakar masing-masing milik Datuak Rj Bugih (75) dan Datuak Putiqh (60), warga Jorong Tabek Pala yang sehari-hari berprofesi sebagai petani.
Proses pemadaman melibatkan empat unit armada pemadam kebakaran, masing-masing dari Pos Koto Baru, Arosuka, Sumani, serta satu unit bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solok.
Sebanyak 23 personel diterjunkan ke lokasi kejadian, dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur Satgas dan masyarakat sekitar.
Zulhelmi mengungkapkan, akses jalan yang sempit menuju lokasi kebakaran menjadi kendala utama bagi petugas dalam menjangkau titik api.
“Saat armada tiba, api masih dalam kondisi merah dan berkobar cukup besar. Namun berkat kerja keras petugas, api berhasil dikendalikan,” ujarnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.40 WIB. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Selain dua rumah gadang yang rusak berat, satu unit rumah semi permanen di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan akibat dampak panas dan asap.
Meski demikian, petugas berhasil melokalisir api sehingga lima unit rumah lain di sekitar lokasi dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Zulhelmi menambahkan, di tengah proses pemadaman kebakaran rumah gadang, pihaknya kembali menerima laporan kebakaran lain di wilayah Alahan Panjang sekitar pukul 05.15 WIB.
“Kebakaran warung di Alahan Panjang langsung ditangani armada setempat dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.40 WIB,” tutupnya. (vko)






