SOLOK, METRO–Dalam sehari, empat unit rumah warga mengalami kebakaran di Kabupaten Solok pada Senin (21/4). Kebakaran tersebut terjadi di dua lokasi yang berbeda, yakni di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti dan di Nagari Panyakalan, Keca matan Kubung.
Kasi Ops Damkar Kabupaten Solok, Zulhelmi Bosy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan namun lokasinya berbeda. Sehingga pihaknya terpaksa membagi dua tim untuk memadamkan dua lokasi kebakaran tersebut.
“Kejadian pertama kami menerima laporan sekitar pukul 10.44 WIB, bahwa ada satu uni rumah permanen milik warga di Jorong Rampuang, Nagari Alahan Panjang yang hangus terbakar,” katanya pada Selasa (22/4).
Untuk penyebab dari kebakaran belum diketahui. Namun, Zulhelmi Bosy menuturkan, saksi tiba-tiba melihat kobaran api dari rumah Ariza Riani (22) dan langsung memberitahu Damkar untuk dipadamkan.
“Rumah tersebut hangus dan banyak perabot yang tidak bisa diselamatkan. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 11.54 WIB dengan kerugian mencapai lebih kurang Rp 250 juta,” jelasnya.
Hanya selisih waktu sekitar 11 menit, kata , Zulhelmi Bosy, pukul 10.55 WIB, Damkar Kabupaten Solok kembali menerima laporan kebakaran rumah, yakni di Nagari Panyakalan,
“Di Panyakalan, kebakaran menganguskan tiga unit rumah, yang mana dua unit diantaranya rumah permanen dan satu unit lainnya rumah semi permanen. 3 rumah warga terbakar di Panyakalan, awalnya laporan masuk ke Damkar Kota Solok dan direspon oleh pos Damkar Koto Baru,” ujar dia.
Zulhelmi Bosy menambahkan, sedangkan api baru bisa dipadamkan pada pukul 12.10 WIB. Beruntung api bisa segera dipadamkan sehingga tidak semakin menyebar karena di lokasi merupakan lokasi padat penduduk.
“Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakaran,” tutup dia. (vko)






