BERITA UTAMA

Survei LPI: Jokowi Dinilai Paling Tepat jadi Ketua Wantimpres

×

Survei LPI: Jokowi Dinilai Paling Tepat jadi Ketua Wantimpres

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN— Presiden Prabowo bersama SBY dan Jokowi saat meresmikan Danantara beberapa waktu lalu.

JAKARTA, METRO–Presiden ke-7 RI, Jokowi Widodo (Jokowi) dinilai figur yang tepat untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presi­den atau Wantimpres. Hal tersebut terung­kap berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI).

Hasil survei itu menunjukkan sebanyak 80,05 persen masyarakat setuju Jo­kowi menjadi ketua Wantimpres.

Direktur LPI, Boni Hargens menyebutkan bahwa persepsi dan keyakinan responden terhadap Joko­wi tersebut relevan dengan peran Wantimpres seba­gai institusi yang strategis untuk menopang agenda pemerintahan sekaligus dalam rangka merespons tantangan yang teramat kompleks.

“Berdasarkan temuan survei rekan-rekan di LPI, ternyata 80 persen respon­den meyakini Pak Jokowi sangat tepat memimpin Wantimpres sebagai de­wan strategis yang berpe­ngaruh signifikan terhadap ga­gasan dan kebijakan pre­siden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan,” ujar Boni Hargens.

“Menurut saya, peni­laian itu dikarenakan Pak Jokowi sukses dalam menjalankan pemerintahan selama dua periode dari 2014 sampai 2024. Publik meyakini Pak Jokowi memliki pengalaman yang kaya dan teruji handal dalam mengelola pemerintahan,” sambungnya.

Baca Juga  DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna, Tutup Masa Sidang II, Buka Masa Sidang III Tahun 2025

Boni menilai Jokowi me­rupakan sosok yang tepat untuk menjadi ‘penasihat agung’ Presiden Prabowo. Sebab, kedekatan kedua­nya terlihat sejak lama dan memiliki kesamaan visi-misi dalam membangun Indonesia menuju momen Emas 2045.

“Tentu saja Presiden Prabowo membutuhkan konsistensi laju pemba­ngunan, trayektori kemajuan multisektoral, dan penguatan fondasi eko­nomi dalam rangka meraih target pertumbuhan 8 persen. Pak Jokowi adalah so­sok yang tepat dan handal untuk menjadi semacam ‘penasihat agung’ bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran,” jelasnya.

Boni menambahkan, bahwa dalam temuan survei LPI bulan Februari, terbukti masyarakat meyakini pemerintah solid dan peran Wapres Gibran Ra­kabuming Raka sangat stra­­tegis untuk membantu kinerja Presiden Prabowo.

“LPI menilai, temuan survei Maret 2025 merupakan peluang penguatan yang positif bagi pemerintah jika temuan ini bisa dijadikan bahan pertimba­ngan dalam pengambilan keputusan. Dengan menjadi “penasihat agung”, potensi Pak Jokowi bisa dipergunakan untuk membantu akselerasi dan penguatan kinerja pemerintah saat ini,” katanya.

Baca Juga  Ketua PWI Agam Ditangkap Badan Narkotika

Selain Jokowi, ada to­koh lain yang dinilai cocok seperti Wiranto 4,41 per­sen; KH Said Aqil Siradj 4,32 persen; KH Ma’ruf Amin 3,37 persen; Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebanyak 3,27 persen; Luhut Binsar Pandjaitan 2,55 persen; responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 2,03 persen.

Survei ini dilakukan pada 1-7 Maret 2025 di 25 provinsi di Indonesia. Metode survei yang digu­na­kan adalah face to face interview dan online interview. Sedangkan jumlah responden sebanyak 1200 responden dengan pe­ngambilan sample menggunakan multistage sampling (kombinasi dari simple random sampling dan cluster sampling). Error sampling dalam survei ini ± 2,83 persen pada interval kepercayaan 95 persen. (*)