METRO PESISIR

Rapat Paripurna Perdana Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wako Yota Balad Sampaikan Visi dan Misi, Wujudkan Wisata Mandiri

×

Rapat Paripurna Perdana Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wako Yota Balad Sampaikan Visi dan Misi, Wujudkan Wisata Mandiri

Sebarkan artikel ini
SAMPAIKAN VISI MISI— Wali Kota Pariaman Yota Balad usai mengikuti sidang paripurna penyampaian visi dan misi di DPRD Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Walikota Pariaman Mulyadi , kemarin, sampaikan visi misi dan program unggulan lima tahun kedepan dalam rapat pari­purna yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan visi kepemimpinannya bersama Wawako Mulyadi dalam Pil­kada tahun 2024 yakni terwujudnya Pariaman Kota wisata yang maju, mandiri, kreatif berbasis agama dan berbudaya”.

Visi tersebut kami jabarkan ke dalam Dasa Cita Balad-Mulyadi, yang mencakup 10 misi strategis dan 12 program unggulan sebagai be­rikut, Memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan memaksimalkan masjid dan lingkunganny serta pondok pendidikan Al Qur’an dan Hafiz

Meningkatkan pembangunan yang merata, berkea­dilan, dan berkelanjutan. Mewujudkan lingkungan serta perilaku hidup sehat, ma­syarakat lebih mudah dalam memperoleh pelayanan ke­seha­tan bermutu sehingga derajat kesehatan masyara­kat meningkat. Meningkatnya pemerataan layanan pendidikan bermutu di seluruh jenjang

Menerapkan manajemen bersih dan Anti KKN dalam pengelolaan pemerintah kota yang bersih, efektif, dan terpercaya. Memperkuat pembangunan sumber daya ma­nusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga  Genius Umar Berikan Masukan untuk Musrenbang 2021

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, me­ngembangkan industry kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur Mewujudkan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan mengurangi dampak negatif pembangunan terhadap lingkungan dengan kombinasi strategi tata ruang, strategi infrastruktur dan strategi pembangunan sosial

Sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang merupakan perpanjangan tangan pembangunan membangun ketahanan budaya dan pariwisata dengan 12 program unggulan yang mencakup Pariaman RISALAH (Beriman, Soleh, dan Berakhlak), Satu Keluarga Satu Hafiz, kembali ke Surau dan Pesantren ASN Asuransi Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi lembaga adat/kemasyarakatan desa/kelurahan dan petugas keagamaan Saga Saja Plus dan bimbingan belajar seko­lah kedinasan bagi keluarga tidak mampu dengan membentuk guru unggul revitalisasi aset dan peningkatan pe­layanan publik pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis

Pariaman Perkasa (Pusat Kreatifitas Pemuda) Pariaman Sport Tourism dan percepatan pembangunan GOR Pariaman Satu Rumah Satu Industri Rumah tangga  Pariaman blue green city  Pariaman BATABUIK (Basis Wisata Budaya dan Keragaman) Sinergitas ASTA CITA .

Yota Balad juga menjabarkan bahwa visi dan misi ia bersama wakilnya Mulyadi sesuai juga dengan harapan Presiden RI Prabowo Subianto saat pelantikan kemarin. “Sebagai walikota yang me­mimpin daerah sepenuh hati mengabdikan diri untuk ma­syarakat, memberikan pela­yanan, kenyamanan serta memberikan kemakmuran bagi masyarakat ,” ujarnya.

Baca Juga  Butuh Kerja Sama Semua Pihak, Kapolres Sebut Kasus Narkoba Setiap Tahun Meningkat

Di samping itu, salah satu visi dan misi kami adalah meciptakan Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga, serta memberikan akses layanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat. “Karena kalau masyarakat itu sehat mereka bisa bekerja dengan baik, kemudian kalau anak-anak mereka punya pendidikan yang cukup dan sudah dijamin oleh pemerintah da­erah, tentu ini akan dapat meningkatkan perekonomian mereka,” kata dia.

Terkait dengan efisiensi anggaran, Wako Yota Balad menyebutkan efisiensi anggaran yang kita dapatkan pada hari tahun ini memang meliputi seluruh daerah.

Oleh sebab itu, kami mengharapkan kepada seluruh OPD mari punya inisiatif dan inovatif karena untuk mela­yani masyarakat memang ada aturan dan ada dananya, akan tapi tidak ada dana pun kita jangan sampai berhenti untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi bagaimana pun kondisinya, kita sebagai pemim­pin yang telah diberi amanah hadir untuk mengabdi kepada masyarakat,” pungkas­nya. (efa)