PADANG, METRO–Seorang pelaku pencurian Handphone (Hp) dan Laptop ditangkap Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang usai dipancing untuk transaksi di Jalan DR Soetomo, Jembatan Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, pada Selasa (20/2) sekitar pukul 18.30 WIB.
Namun, pelaku yang diketahui bernama Andre Saputa (34) malah berusaha melakukan perlawanan kepada petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga terpaksa dihadiahi timah panas pada kakinya. Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti satu unit Hp dan satu unit Laptop.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra mengatakan, ditangkapnya pelaku Andre Saputra setelah pihaknya menerima laporan dari korban yang mengaku rumahnya dibobol maling sehingga kehilangan Hp dan Laptopnya.
“Mendapat laporan itu, Tim Klewang bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga didapatkanlah informasi pelaku Andre Saputra hendak menjual barang hasil curiannya. Salah satu anggota kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan pelaku,” ungkap Kompol Dedy.
Ditambahkan Kompol Dedy, pelaku yang tergiur, selanjutnya sepakat untuk bertransaksi di Jempatan Marapalam. Setelah itu, tim bergerak ke lokasi transaksi hingga menemukan pelaku membawa tas berdiri di pinggir jalan. Petugas yang menyamar langsung menghampiri pelaku dan hendak menangkapnya.
“Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba melakukan perlawanan. Tim memberikan tembakan terukur ke arah kaki untuk melumpuhkannya. Setelah itu, diamankan barang bukti dari pelaku berupa satu unit handphone merek Vivo Y21 dan satu unit laptop merek Toshiba,” ujarnya.
Kompol Dedy menuturkan, karena pelaku mengalami luka tembak pada kakinya, sebelum dibawa ke Polresta Padang, pelaku terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk mendapatkan pengobatan.
“Pelaku mendapatkan barang dari aksi pencuriannya di Jalan Bypass Ambacang, Kuranji, pada hari yang sama saat ditangkap,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti mengatakan, awalnya korban kehilangan barang-barangnya ketika baru bangun tidur. “Saat ini pelaku sudah dibawa ke Polresta Padang untuk diperiksa lebih lanjut atas perbuatannya,” ujarnya. (brm)






