BERITA UTAMA

Berpasangan dengan Erick Thohir, Elektabilitas Prabowo Kokoh Tak Tertandingi

×

Berpasangan dengan Erick Thohir, Elektabilitas Prabowo Kokoh Tak Tertandingi

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto bersama Erick Thohir.

JAKARTA, METRO–Menteri BUMN Erick Thohir menjadi sosok yang tepat untuk mendampingi capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Su­bianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.  Sebab, Erick Thohir mampu membawa elektabilitas Prabowo kokoh tak ter­tandingi oleh para pesaingnya.

Hal itu terlihat dari sur­vei Indikator Politik Indonesia (IPI) terbaru periode 2-10 Oktober yang mere­kam elektabilitas Prabowo-Erick Thohir tertinggi de­ngan raihan 38,8 persen.

Elektabilitas duo pe­mimpin kepercayaan Pre­siden Jokowi tersebut meng­ungguli pasangan koalisi PDI Perjuangan Gan­jar Pranowo-Mahfud MD 32,6 persen dan Koalisi Perubahan untuk Persa­tuan (KPP) Anies Basedan – Muhaimin Iskandar se­besar 21,2 persen.

“Pak Prabowo masih unggul, sedikit lebih tinggi keunggulannya kalau Pak Prabowo memasang Erick,” kata Peneliti Utama Indi­kator Politik Indonesia, Bur­hanuddin Muhtadi dikutip dari kanal YouTube Indika­tor, Jum’at (20/10).

Hasil survei tersebut mengonfirmasi temuan riset lembaga lainnya. Ber­dasarkan riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru periode Oktober turut merekam elekta­bili­tas Prabowo -Erick Thohir sebesar 38 persen, unggul dari Ganjar-Mahfud MD 32,3 persen dan Anies Bas­wedan – Muhaimin sebe­sar 22,9 persen

Baca Juga  BPBD Sumbar Serahkan Bantuan ke Diskes lantamal II, Rapid Test dan baju APD Diserahkan

Hasil serupa juga ditun­jukkan dari survei Poltrac­king periode September yang menemukan pasa­ngan Prabowo-Erick Thohir tetap unggul dengan angka 32,5 persen. Raihan ter­sebut mengungguli Ganjar-Mahfud MD dengan raihan 31,7 dan Anies-Cak Imin 19,2 persen.

Dari survei IPI juga me­nemukan elektabilitas Pra­bowo anjlok jika tidak ber­pasangan dengan Erick Thohir. Elektabilitas Pra­bowo jika dipasangkan de­ngan Gubernur Jawa Ti­mur, Khofifah Indar Para­wansa hanya sebesar 37,1 persen sementara bila disan­ding­kan bersama Wa­li Kota Solo, Gibran Rakabuming cuma men­dapat 37,5 per­sen. “Pra­bowo – Gibran mendapat 37,5 persen,” pungkas Bur­hanuddin.

Sama halnya dengan hasil survei Lembaga Sur­vei Indonesia (LSI) periode 2 hingga 8 Oktober 2023 memperlihatkan tingginya elektabilitas Prabowo jika berpasangan dengan Erick Thohir sebagai cawapres.

Dalam simulasi dua pasangan, Prabowo – Erick Thohir ini meraih hasil 52,2 suara mengalahkan duet Koalis Perubahan untuk Persatuan Anies Bas­we­dan – Muhaimin Iskandar 33,8 persen.

“Pasangan Prabowo – Erick Thohir ini mengalami keunggulan yang signifikan dalam simulasi dua pa­sangan melawan Anies – Cak Imin,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Ha­nan dikutip dari kanal YouTube LSI.

Baca Juga  Kasus Dugaan Korupsi Gedung Kebudayaan Sumbar, Alkadri Suhendra Divonis Bebas Majelis Hakim

Selain itu, dalam rincian survei yang dilakukan se­cara nasional ini juga mem­perlihatkan Prabowo – Erick Thohir melawan pasa­ngan koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo – Mahfud MD. Hasilnya, pa­sa­ngan Prabowo – Erick Thohir menang dengan hasil suara 50,5 persen me­ngalahkan Ganjar – Mah­fud MD yang hanya men­da­patkan 36,2 persen suara.

Survei dengan respon­den 1620 ini memper­lihat­kan mayoritas memilih Prabowo – Erick Thohir un­tuk menjadi pasangan. Ten­tu ini menjadi bukti konkret, Ketum Masya­rakat Eko­nomi Syariah (MES) ini mampu meleng­kapi Men­teri Pertahanan tersebut.

Bahkan memberikan keuntungan pemilih bagi Prabowo Subianto. Sebab, Erick Thohir punya modal pendukung yang kuat dari berbagai kalangan mulai dari generasi muda, pelaku usaha, penggemar sepak bola, hingga kelompok Islam.

Tentu ini akan mem­buat keuntungan positif bagi Prabowo jika memi­nang eks Presiden Inter Milan tersebut sebagai cawapres.

“Apabila Prabowo Su­bianto berpasangan de­ngan Erick Thohir maka elektabilitasnya unggul,” pungkas Djayadi. (jpnn)