SIJUNJUNG, METRO – Diguyur hujan deras semalaman, longsor merusak tiga unit rumah di Jorong Sipuah, Nagari Tanjuang Labuah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (8/12). Parahnya, akses jalan ke lokasi juga terputus akibat tebing yang berada di sisi jalan longsor sehingga jorong tersebut terisolasi.
Kerusakan yang terparah merupakan milik Sidar (75) yang mana seluruh bagian rumahnya roboh dan tidak bisa lagi dihuni. Sedangkan dua unit rumah lainnya milik Diram (65) dan Ujang (37) mengalami kerusakan sedang dan ringan namun masih bisa dihuni. Beruntung dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian bersama BPBD masih terus berupaya untuk melakukan pembersiha terhadap material longsor yang menutupi ruas jalan ke lokasi agar bisa dilalui kendaraan dan juga membantu mengevakuasi material longsor yang menimpa rumah warga.
Pemkab Sijunjung menurunkan alat berat ke lokasi mempercepat pengejaan untuk menyingkirkan material longsor. Tak hanya menyebabkan kampung itu terisolasi, longsor juga mengakibatkan aliran listrik terputus mulai dari pukul 08.00 WIB.
Kapolsek Sumpur Kudus, Iptu Mulyadi mengatakan terjadinya longsor disebabkan tingginya intensitas hujan dari malam hingga pagi hari. Dari data yang diperoleh longsor juga mengakibatkan rumah warga roboh dan terputusnya akses jalan ke lokasi.
“Begitu kami mendapat laporan dari masyarakat, saya bersama personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi, namun ternyata tidak bisa menggunakan kendaraan. Karena ruas jalan ditutupi oleh material longsor. Kami harus berjalan kaki hingga ke lokasi,” kata Iptu Mulyadi.
Iptu Mulyadi menjelaskan setelah tiba di lokasi, memang ditemukan tiga unit rumah yang ditimpa material longsor, namun satu rumah mengalami yang terparah. Satu rumah itu roboh hingga tidak bisa lagi dihuni. Pihaknya kemudian membantu pemilik untuk mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
“Di lokasi kita membantu warga untuk mengeluarkan barang-barangnya. Selain itu kita juga berkoordinasi dengan Dinas terkait agar segera dikirimkan bantuan ke lokasi agar kampung ini tidak terisolasi. Korban jiwa tidak ada,” ungkap Iptu Mulyadi.
Iptu Mulyadi menuturkan saat ini akses jalan putus total sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat ke Nagari Tanjung Labuah menuju Nagari sealiran batang Sumpur yakni Nagari Sumpur Kudus, Sumpur Kudus Selatan, Manganti, Silantai dan Unggan.
“Diperkirakan terdapat 36 titik longsor sepanjang jalan tersebut. Jadi ruas jalan sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan. Saat ini bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah datang beserta alat berat dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang membersihkan material di lokasi longsor. Sementara itu aliran listrik masih putus,” pungkasnya. (ndo)






