BERITA UTAMA

Puasa dan Al Qur’an Menjadi Penyelamat

×

Puasa dan Al Qur’an Menjadi Penyelamat

Sebarkan artikel ini
H. Zul Elfian, SH MSi (Walikota Solok).

Puasa dan Alquran akan memberikan sya­faat pada hari kiamat bagi orang orang yang menjalankannya. Pada hari itu, puasa mengata­kan “ wahai Rabbku, aku menghalanginya dari ma­kan dan syahwat pada siang hari maka berilah ia syafaat karenaku. Al­quran pun berkata,”Aku menghalanginya dari ti­dur pada malam hari ma­ka berilah ia syafaat ka­renanya”. Dan Rasu­lul­lah SAW mengatakan ma­ka keduanya akan memberi syafaat. (HR Ahmad, Ha­kim).

Mengingat berbagai ke­u­tamaan Ramadhan ter­sebut di atas, maka sangat disayangkan bila Rama­dhan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada usaha mak­simal dari kita untuk me­raihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih.

Beranjak dari pemiki­ran di atas, hendaknya menjadi pendorong bagi se­mua insan untuk me­num­buhkan rasa cinta mem­­­baca Alquran, teru­tama di bulan Ramadhan. Dan pada bulan Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kota Solok sengaja merangsang pejabat ke arah tersebut dengan menggulirkan program tadarus sekaligus mengkhatamkan Alquran selama bulan Ramadhan.

Kegiatan yang dibing­kai melalui program One Day One Juz (ODOJ) itu melibatkan para pejabat dilingkungan Pemko Solok. Memang selama bulan Ramadan tahun ini, para pimpinan OPD di lingkup Pemko Solok memiliki akti­vitas baru. masing-masing pejabat diwajibkan tadarus sebanyak 1 juz dalam satu hari.

Sebagaimana program ODOJ yang dikenal selama ini, pimpinan OPD dapat mengkhatamkan Alquran dalam satu hari secara ber­sama. Program One Days One Juz ini merupa­kan program mengaji seca­ra ber­sama-sama dimana waktu dan tempat tidak meng­gangu aktivitas yang ada.

Kepercayaan, ya se­buah kepercayaan dan kejujuran juga menjadi bagian dalam kegiatan ini. Setidaknya masing masing pejabat yang telah mem­baca 1 juz Alquran sesuai dengan jatah yang telah ditentukan dapat membe­ritahukan kepada orang yang ditunjuk sebagai ad­min dalam kelompoknya.

Baca Juga  Incar Kemenangan Perdana

Dalam prakteknya, pa­ra pimpinan OPD yang ada dilingkungan Pemko Solok dibagi dalam dua tim. Di­ma­na satu tim beranggo­takan 30 orang (terdiri dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kabag dan Camat).

Tim pertama dimulai dengan juz pertama oleh Wali Kota Solok dan tim dua dimulai dengan juz pertama oleh Wakil Wali Kota Solok. Sementara ma­sing masing anggota tim lainnya kebagian memba­ca satu juz berbeda. Dan setiap hari semua tim ber­gantian membaca Alquran dengan membaca juz yang berbeda.

Dengan membaca se­cara bersama-sama, satu tim akan bisa khatam 30 Juz Alquran setiap hari nya selama 30 hari selama bulan Ramadhan. Dan ang­gota tim otomatis bisa menamatkan 30 Juz dalam jangka waktu 30 hari me­ngisi bulan Ramadhan.

Melalui kegiatan ini men­jadi sebuah harapan sebetulnya dimana dengan pelaksanaan One Day One juz oleh pejabat Pemko Solok ini dapat memotivasi masyarakat luas dan selu­ruh ASN agar lebih men­cintai Alquran.

Dengan berupaya me­ngakrabkan diri dekat de­ngan Al-Quran, jelas akan meningkatkan kedisiplinan untuk mengkhatamkan Al­quran setiap bulannya ser­ta perbanyak amal-amal yang baik terutama di bu­lan yang penuh rahmat dan ampunan ini.

Di samping itu, kegiatan ini sejalan dengan Visi Misi dalam mewujudkan ma­sya­rakat yang berkep­riba­dian religius melalui pe­nguatan keimanan dan ke­taq­waan kepada Allah SWT.

Begitu banyak keuta­maan dalam membaca Alquran yang kita dapatkan jika kita menyadarinya. Baik itu untuk diri sendiri maupun orang yang di se­kitar kita. Karena kita yang membaca mendapat paha­la dan orang yang men­de­ngarkan dengan baik ju­ga mendapatkannya juga, itu­lah kelebihan dalam mem­baca kitab suci Alquran.

Baca Juga  Brutal! Sopir Travel Dikeroyok hingga Babak Belur, Sempat Cekcok Gegara Kendaraan Saling Salip, Korban dan Pengeroyok Sama-Sama Melapor

Ketentuan-ketentuan Allah SWT mengenai pua­sa Ramadhan yang demi­kian sempurna mengisya­rat­kan kemuliaan dan pen­tingnya puasa bagi orang yang beriman. Yaitu agar kita menjadi orang yang bertakwa.

Puasa pada bulan Ra­ma­dhan juga menghapus dosa-dosa yang melekat pada diri kita. Tentunya dengan memperbanyak mengerjakan amal saleh. Allah Taala menyediakan Ramadhan sebagai fasi­litas penghapusan dosa selama kita menjauhi dosa besar.

Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadhan ke Ramadhan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi”. (HR. Muslim).

Melalui berbagai akti­fitas ibadah di bulan Ra­madhan Allah SWT meng­hapuskan dosa kita. Begitu pula dengan mela­kukan shalat malam (tara­wih, witir dan tahajud) serta membaca  Alquran pada bulan Ramadhan dapat menghapus dosa yang te­lah lalu. Sebagaimana sab­da Nabi Muhammad SAW yang artinya : “Barang­sia­pa yang berpuasa yang melakukan qiyam Rama­dhan (shalat malam) de­ngan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.Bukha­ridanMus­lim).

Keberkahan kemuliaan di dalam bulan Ramadhan adalah bahwa pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaithan-syaithan diikat. Dengan demikian, Allah Taala telah memberi ke­sem­patan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang mereka per­buat pada bulan Rama­dhan. (**)