BERITA UTAMA

Diduga Korsleting Listrik ,8 Ruko di Pasar Sitiung Ludes Terbakar

×

Diduga Korsleting Listrik ,8 Ruko di Pasar Sitiung Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
PUING— Puing-puing kebakaran yang terjadi Jumat (4/3) dinihari di kawasan Pasar Tradisional Nagari Sitiung. Dalam kejadian tersebut, 8 unit ruko ludes dimakan api

DHARMASRAYA, METRO–8 unit rumah toko (ruko) yang berada di kawasan Pasar Tradisional, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya ludes dilalap api, Jumat (4/3) dini hari.

Kebakaran tersebut di­duga akibat arus pendek listrik, namun informasi yang dihimpun di lapangan, tidak ada yang tahu pasti siapa yang pertamakali mengetahui kebakaran tersebut lantaran musibah terjadi disaat orang terlelap tidur.

“Awalnya saya mendengar orang menangis sembari mintak tolong. Mendengar suara tangis dan mintak tolong tersebut saya keluar guna memastikan apa yang terjadi. Rupanya orang  orang sudah ramai dilokasi kejadian dan berupaya menjinakkan api sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi,” terang salah seorang warga Dika.

Warga lainnya Yon me­nga­takan, kejadian di­per­kirakan sekitar pukul 03.00 WIB karena ia melihat ke lokasi pukul 03.28 WIB saat itu api sudah sangat besar. Api dengan cepat merambat karena material bangunan masih terbuat dari kayu.

“Saya kaget mendengar banyak suara teriakan. Saya kira ada maling. Lalu saya ke luar rumah, ternyata sesampai di luar saya melihat adanya kobaran api. Lalu saya mendekat dan membantu masya­rakat untuk memadamkan api, sebelum Mobil Damkar datang, karena rumah sa­ya dekat dengan lokasi kebakaran,” ujar Yon.

Baca Juga  Pasutri Bawa 2 Anak Terekam CCTV Mencuri Hp di Kafe

Dikatakannya Yon, tak lama kemudian mobil Dam­­kar datang setelah api membesar. Dengan kedatangan mobil Damkar api bisa dipadamkan. “Untung saja mobil Damkar cepat ke lokasi, kalau tidak mungkin jejeran pasar akan habis terbakar,” kata Yon.

Wali Nagari Sitiung, Julisman Piliang, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kejadian kebakaran diperkirakan pukul 03.00 WIB. “Setelah mendengar kabar dari masya­ra­kat, saya langsung ke lo­kasi kebakaran,” ujar Wali Nagari Sitiung.

“Api begitu cepat me­rambah karena material yang sudah tua terbuat dari kayu. Alhmdulillah, setelah mobil Damkar datang api dapat dipadamkan,” kata Julisman.

Terpisah Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Dharmasraya, Safarudin membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, da­lam peristiwa tersebut pihaknya menurun tiga unit mobil kebakaran dan 15 orang personil untuk mengatasi bencana kebakaran.

“Dibantu masyarakat setempat, kobaran api bisa dipadamkan selama 45 menit,” terangnya.

Baca Juga  Bejat, Garin Sekaligus Guru Ngaji Cabuli Muridnya di Kota Padang, Telah Dilakukan Berulang Kali, Terbongkar Setelah Korban Pulang Tanpa Celana Dalam

Katanya, berdasarkan data yang pihaknya himpun, jumlah ruko yang terbakar berjumlah 8 unit. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp 400 juta,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Dwi Angga Pra­se­tyo, mengatakan, ruko yang terbakar itu adalah ba­ngunan permanen dan se­mi permanen.

­“Ruko yang terbakar milik pedagang yang berjualan kebutuhan pokok dan lainnya. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta,” katanya.

Dikatakannya, kondisi antara ruko satu sama lainnya berjarak. Proses pemadaman berlangsung hing­ga pagi dan ditangani cepat dan masyarakat sekitar juga ikut menolong memadamkan api.

“Kejadian pagi hari, jadi cepat melakukan pemadaman, selain itu dibantu warga setempat,” katanya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan namun dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik. “Akibat kebakaran delapan ruko ter­sebut kerugian ditaksir Rp500 juta,” pungkasnya. (gus)