BERITA UTAMA

4 Rumah di Sungai Landia Dilalap si Jago Merah, Kerugian Capai Rp 650 Juta

×

4 Rumah di Sungai Landia Dilalap si Jago Merah, Kerugian Capai Rp 650 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petuagas Damkar bersama warga melakukan pemadaman api yang membakar empat rumah di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.

AGAM, METROKebakaran besar terjadi di Jorong Ateh Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Minggu (15/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Musibah itu menghanguskan sedikitnya empa rumah milik warga hingga menimbulkan kerugian Rp 650 juta.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran besar ini. Namun, belasan warga terpaksa mengungsi lantaran rumahnya su­dah habis dilalap si jago merah. Hingga kini, belum diketahui secara pasti pe­nyebab munculnya api yang membuat kebakaran itu menghanguskan empat unit rumah.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Ka­bu­paten Agam, Fauzi, me­nyampaikan bahwa pihak­nya menerima laporan kejadian dari Wali Nagari Sungai Landia, Rafli Suhaimi dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket melalui sambungan telepon dengan waktu respons hanya sekitar dua menit.

“Tim kami langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pos pemadam kebakaran. Warga setempat juga ikut membantu memadamkan api dengan membawa ember berisi air dan menyiramkannya ke titik api,” kata Fauzi kepada wartawan.

Baca Juga  Silokek Geopark Festival Rafting World Cup 2019 Resmi Dimulai, Kegiatan Berskala Internasional Dihelat di Nagari Silokek

Menurut Fauzi, proses pemadaman berlangsung sekitar 60 menit dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran. Armada yang diterjunkan terdiri dari satu unit dari Sungai Tanang, satu unit dari Biaro, serta satu unit armada dan ranger dari Bukittinggi.

“Kami berupaya me­lakukan pemadaman semaksimal mungkin untuk  mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Tantangan saat pemadaman, bangu­nan yang terbakar berada di kawasan yang sempit dan padat permukiman,” tutur Fauzi.

Dirincikan Fauzi, empat ru­mah yang terbakar me­rupakan bangunan permanen milik warga setempat dan dilaporkan mengalami kerusakan total. Rumah pertama milik M Fahri dengan ukuran 12 x 10 meter diperkirakan me­nga­lami kerugian sekitar Rp250 juta.

Baca Juga  Geger! Mayat Bugil Tersangkut di Ranting

“Rumah kedua milik Irfan berukuran 10 x 8 meter ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp200 juta. Rumah ketiga milik Armedi berukuran 4 x 8 meter di­per­kirakan mengalami ke­rugian sekitar Rp100 juta. Dan rumah keempat milik Ermiyati berukuran 6 x 8 meter juga ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp100 juta,” tutur Fauzi.

Fauzi menambahkan, secara keseluruhan, total kerugian material akibat kebakaran tersebut di­per­kirakan mencapai Rp 650 juta. Selain itu, dipastikan dalam kebakaran kali ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

“Hingga saat ini, pe­nyebab pasti kebakaran ma­sih dalam proses pe­nye­lidikan oleh pihak terkait. Dengan adanya kebakaran ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakaran. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan untuk mempercepat proses pemadaman,” tukasnya. (*)