BERITA UTAMA

4 Hari Tak Pulang ke Rumah, Mayat Pria Lansia Mengapung di Danau Singkarak

×

4 Hari Tak Pulang ke Rumah, Mayat Pria Lansia Mengapung di Danau Singkarak

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat yang ditemukan mengapung di Danau Singkarak.

TANAHDATAR, METROWarga Jorong Muaro Tibalau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Danau Singkarak, Selasa (21/7) sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisi mayat tidak memakai baju dan celana. Korban hanya mengenakan celana dalam. Warga pun beramai-ramai datang ke lokasi untuk menyaksikannya. Mulanya, tidak ada yang mengenali mayat tersebut.

Namun, setelah Polisi datang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian pekara (TKP), diketahuilah identitas korban ternyata bernama Erman (69) warga Jorong Batu Kandang, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi Tim SAR gabungan dari danau dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pa­dangpanjang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Siangnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan adanya pe­ne­muan mayat menga­pung di Danau Singkarak. Ia mengatakan laporan pertama diterima dari seorang relawan bernama Zaenal Efendi sekitar pukul 09.20 WIB.

Baca Juga  Semen Padang FC vs Bali United, Wajib 3 Poin di Agus Salim

“Informasi awal me­nye­butkan warga menemukan sesosok mayat terapung di area Danau Singkarak sekitar pukul 09.09 WIB. Menyadari kondisi tersebut, warga segera meminta bantuan kepada Unit Pencarian dan Pertolongan (USS) Tanah Datar untuk melakukan eva­kuasi,” kata Abdul Malik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata Abdul Malik, tim rescue USS Ta­nah­datar segera bergerak menuju Lokasi Kejadian Pertolongan (LKP). Personel tiba di lokasi sekitar pukul 10.11 WIB dan langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat sebelum memulai proses evakuasi.

“Upaya evakuasi berlangsung lancar. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah lalu dibawa ke RSUD Kota Padangpanjang untuk penanganan medis lebih lanjut,’ jelas Abdul Malik.

Menurut Abdul Malik, operasi evakuasi melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi. Unsur yang terlibat terdiri atas USS Tanahdatar, TNI, Polri, BPBD Tanahdatar, Dinas Kesehatan Tanahdatar dan Padang Panjang, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta puluhan warga setempat yang turut membantu proses di lapangan.

“Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai dilaksanakan, tim SAR ga­bungan menggelar debri­efing pada pukul 11.29 WIB. Dengan berakhirnya operasi dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing, operasi SAR terkait penemuan mayat tanpa identitas di Danau Sing­karak resmi diusulkan untuk ditutup,” tegas dia.

Baca Juga  Jebol Plafon, Napi Lapas Tanjung Pati Kabur

Terpisah, Kapolsek Bati­puh Selatan Ipda Saiful Bahri mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, didapatkan informasi jika korban bernama Erman. Identitas itu diperkuat dengan pernyataan istri korban yang menyatakan korban merupakan suaminya.

“Istri korban sudah datang ke rumah sakit m­eng­e­ceknya dan mengakui mayat itu adalah suaminya. Berdasarkan keterangan sang istri, korban su­dah empat hari hilang dan tidak pulang ke rumah,” kata Ipda Saiful.

Ipda Saiful menambahkan, atas kejadian ini, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap jasad korban dan menerima kematian karena teng­gelam di Danau Singkarak.

“Keluarga menyatakan tidak akan menuntut di kemudian hari dan menerika kematian korban. Setelah itu, jenazah korban kita serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tutupnya. (*)