PESSEL, METRO–Hari kedua pencarian, Tiga pelajar SMP yang dilaporkan hilang tenggelam ditelan ombak saat mandi-mandi di Muara Pantai Sambungo, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada, Sabtu (3/6).
Sayangnya, ketiga korban bernama Wanda Fernando (13), Ahmad Dafris S (13), Rafa Raihandani (13) yang sudah ditemukan di titik yang berbeda, kondisinya sudah meninggal dunia. Setelah itu, jenazah ketiga korban langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik membenarkan ketiga korban yang hilang di Muara Pantai Sambungo sudah ditemukan. “Iya benar, ketiga korban sudah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,”ujar Abdul Malik.
Abdul malik menjelaskan ketiga korban tersebut ditemukan di pukul yang berbeda-beda dan dititik kordinat yang juga berbeda. “Yang pertama korban bernama Rafa ditemukan sekira pukul 07.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia,”katanya.
Selanjutnya, kata Abdul, pada pukul 14.30 dan 14,55 WIB, Tim kembali menemukan dua korban yang bernama Wanda Fernando (13), Ahmad Dafris S (13). “Untuk keseluruhan korban sudah dievakuasi tim Sar gabungan ke Rumah duka masing-masing untuk di kebumikan,”jelasnya.
Sebelumnya, tiga pelajar yang sedang mandi-mandi di Muara Sambungo, Nagari Sambungo, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, dilaporkan hilang tenggelam usai digulung ombak besar, Jumat (2/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Ketiganya pelajar yang hingga saat ini belum ditemukan itu diketahui bernama Wanda Fernando (13), Ahmad Dafris (13), dan Rafa Raihandani (13). Sedangkan satu orang Revan Dwi Kurniawan (14) yang juga ikut digulung ombak, berhasil diselamatkan oleh warga yang juga sedang mandi-mandi.
Peristiwa hilangnya tiga pelajar itu pun sontak membuat masyarakat setempat dibuat heboh. Warga pun langsung berdatangan untuk melakukan pencarian terhadap ketiga korban dengan menyisiri pinggir pantai, sembari menunggu Tim SAR gabungan datang.
Sayangnya, pencarian yang dilakukan hingga malam, belum membuahkan hasil. Padahal, Tim SAR sudah mengerahkan perahu karet untuk melakukan penyisiran dari bibir pantai hingga radius beberapa ratus meter ke tengah laut. (rio)






