BERITA UTAMA

2 Mahasiswa UNP Bantah Tuduhan LGBT, Siap Tempuh Jalur Hukum

×

2 Mahasiswa UNP Bantah Tuduhan LGBT, Siap Tempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
KLARIFIKASI— Dua mahasiswa UNP menyampaikan klarifikasi atas tuduhan LGBT.

PADANG, METRODua mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) berinisial GTA dan JFP akhirnya angkat bicara terkait tuduhan LGBT yang menyeret nama mereka. Dalam pernyataan sikap yang disampaikan pada Senin (6/4), keduanya membantah keras berbagai opini yang beredar di publik.

Mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni serta Fakultas Ekonomi dan Bis­nis tersebut menegaskan bahwa informasi yang ber­kem­bang di media sosial tidak benar dan cenderung merugikan nama baik me­reka.

Melalui video yang diunggah akun Ganto, GTA dan JFP menyampaikan klarifikasi secara langsung. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk ti­dak lagi menyebarkan spekulasi sepihak tanpa dasar yang jelas.

“Kami menegaskan bah­wa tuduhan yang beredar tidak benar. Kami meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran informasi yang merugikan,” demikian pernyataan keduanya.

Baca Juga  Bupati Annisa Suci Ramadhani Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, Harapan Baru Bagi Keluarga Prasejahtera di Sumatera  Barat

Tak hanya memberikan klarifikasi, GTA dan JFP juga menyatakan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut terus berlanjut.

Di sisi lain, pihak kampus juga angkat bicara dan menegaskan masih mendalami kasus tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni, mengatakan kampus ber­komitmen menjaga ling­kungan akademik tetap sesuai aturan yang berlaku.

Ia menyebut, penanganan kasus ini mengacu pada Peraturan Rektor Nomor 13 Tahun 2025 tentang kode etik mahasiswa.

Sebelumnya, pihak kampus telah memanggil GTA dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan JFP dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk klarifikasi. Pertemuan berlangsung di Gedung Rektorat UNP, Sabtu (4/4) malam.

Isu ini mencuat setelah beredarnya foto-foto kedekatan GTA dan JFP di media sosial melalui akun Instagram @bocoralus.unp. GTA mengakui sebagian foto tersebut adalah dirinya, namun menyebut ada manipulasi pada keterangan serta dugaan rekayasa gambar.

Baca Juga  7 Pejabat Utama Polda Sumbar dan 2 Kapolres Berganti

GTA dan keluarganya juga mempertanyakan lang­­­kah terhadap penyebar informasi yang diduga hoaks. Pihak kampus me­nya­rankan agar dugaan pen­cemaran nama baik tersebut dilaporkan ke apa­­rat penegak hukum.

Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fa­kultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) UNP telah lebih dulu mengambil langkah dengan memberhentikan JFP dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa melalui Surat Ke­putusan Nomor 013/UN35.7/­KM/SK-GUB/BEM-FEB/IV/2026.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil peninjauan internal atas dugaan pelanggaran terhadap kode etik organisasi. (*)