BERITA UTAMA

12.128 Mahasiswa Baru UNP Ikuti PKKMB 2026

×

12.128 Mahasiswa Baru UNP Ikuti PKKMB 2026

Sebarkan artikel ini
PKKMB— UNP melaksanakan PKKMB Tahun 2026 terhadap 12.128 mahasiswa baru, di Auditorium UNP, Jumat (4/8)

PADANG, METROUniversitas Negeri Padang (UNP) menyambut 12.128 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)  Tahun 2026.

Pelaksanaan PKKMB tingkat universitas dipusatkan di Auditorium UNP. Pesertanya dibagi empat gugus guna mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan kegiatan.

Rektor UNP, Ir. Krismadinata, ST, MT, Ph.D di hadapan ribuan mahasiswa baru yang akan mengikuti PKKMB, mengingatkan makna menjadi Mahasiswa UNP, tidak hanya sekadar mencari nilai, tetapi pembelajaran sepanjang hayat, sebagai agen perubahan, calon pemimpin, ilmuwan, inovator dan penggerak ma­sya­rakat.

Krismadinata juga mengingatkan mahasiswa, kompetensi yang ha­rus di­bangun. Yak­ni, karakter dan integritas yang jujur dan bertanggungja­wab.­ Kompetensi aka­demik, yakni menguasai ilmu, kritis dan kreatif. Mahasiswa harus me­ngua­sai soft skill, berupa komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi dan kreativitas.

“Kompentensi yang penting yang harus dikuasai kemampuan digital dan AI. Manfaatkan teknologi dan AI secara cerdas, etis dan produktif,” ajaknya.

Krismadinata juga mengingatkan mahasiswa baru UNP terkait budaya akademik yang harus diikuti di lingkungan kampus nanti. Budaya akademik tersebut meliputi, rajin membaca, aktif bertanya, berdiskusi, melakukan riset, aktif menulis, mengikuti seminar dan berorganisasi secara sehat.

Kepada mahasiswa ba­ru, Krismadinata juga me­nyam­paikan agar beretika dalam bermedia sosial. “Gunakan media sosial secara bijak, jangan menyebarkan hoax, ujaran kebencian. Bangunlah reputasi digital yang produktif,” ajaknya.

Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Haris Satria mengatakan, PKKMB tingkat universitas dibuka pada 4 Agustus 2026. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan berdasarkan pembagian gugus.

Baca Juga  Viral Perusuh Muda Tewas Dipukuli Polisi, Polri : Video Dipastikan Hoax

“Setiap gugus berisi mahasiswa dari seluruh fakultas, yakni, Gugus 1 pada 4–5 Agustus 2026, sebanyak 3.040 mahasiswa, Gugus 2 pada 9–10 Agustus 2026 (3.030 mahasiswa), Gugus 3 pada 11–12 Agustus 2026, (3.030 mahasis­wa), Gugus 4 pada 13–14 Agustus 2026, (3.028 mahasiswa),” terangnya.

Sebanyak 12.128 mahasiswa baru tersebut tambahnya, berasal dari 11 fakultas dan Program Vokasi. Fakultas Teknik menjadi penyumbang mahasiswa baru terbanyak dengan  1.908 mahasiswa.

Diikuti Fakultas Ilmu Pendidikan (1.586 mahasiswa), Fakultas Ilmu Sosial (1.546 mahasiswa), Fa­kultas Matematika dan IPA (1.462 mahasiswa), Fakultas Bahasa dan Seni (1.312 mahasiswa,).

Berikutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (1.064 mahasiswa), Fakultas Ilmu Keolahragaan (958 mahasiswa), Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (941 mahasiswa), Program Vokasi (619 mahasiswa), Fakultas Psikologi dan Kesehatan (572 mahasiswa) serta Fa­kultas Kedokteran (160 mahasiswa).

Melalui PKKMB 2026, ma­hasiswa baru akan mem­­peroleh pembekalan untuk mempercepat proses adaptasi terhadap ling­kungan kampus, sistem pembelajaran, serta kehidupan akademik di perguruan tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan budaya akademik, penguatan karakter, dan pengembangan kompetensi yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan tinggi.

Sesuai Panduan PKKMB 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, materi yang diberikan kepada mahasiswa baru terdiri atas lima kelompok utama dengan pembobotan sebagai be­rikut:

Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara dengan bobot 15–20%.

Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia dengan bobot 25–40%, meliputi pengenalan sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, implementasi Kampus Berdampak, organisasi kemahasiswaan, pe­ngem­bangan karakter, ke­sehatan mental mahasis­wa, serta pencegahan dan penanganan kekera­san di  perguruan tinggi.

Baca Juga  Kabar Baik, Mahasiswa Asal Mentawai Sembuh

Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri dengan bobot 10–15%, mencakup pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan etika penggunaan tek­nologi informasi di lingkungan akademik.

Pengembangan Karakter Mahasiswa dengan bobot 10–20%, meliputi pengenalan budaya akademik, tata krama kehidupan kam­pus,antiplagiarisme, antinarkoba, antikorupsi, antiterorisme, serta etika bermedia sosial.

Muatan Lokal Perguruan Tinggi dengan bobot 15–25%, yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan UNP.

Pelaksanaan PKKMB 2026 mengacu pada panduan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, demokratis, humanis, legalitas, kesetaraan, inklusivitas, perlindungan, dan edukatif.

Seluruh rangkaian kegiatan juga diselenggarakan secara aman, nyaman, serta bebas  dari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi, sehingga mahasiswa baru menjalani masa pengenalan kampus dalam suasana yang kondusif.

“Melalui penyelenggaraan PKKMB 2026, UNP berharap seluruh mahasiswa baru  mampu mengenal sistem pendidikan tinggi, memahami budaya akademik dan kehidupan kemahasiswaan. Selain itu juga mengembangkan karakter berintegritas, serta siap mengikuti proses pem­belajaran dan berkontribusi sebagai insan akademik yang berdampak bagi masyarakat,” harapnya.

Selain itu, juga implementasi dari SDGs: SDG 4–Quality Education (Pendidikan Berkualitas), SDG 16–Peace, Justice  and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelemba­gaan yang Tangguh), dan SDG 17–Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (fan/adv)