METRO SUMBAR

Walnag Ikuti Diklat P3N Berbasis SDGs Desa/Nagari

×

Walnag Ikuti Diklat P3N Berbasis SDGs Desa/Nagari

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO –Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penyusunan Perencanaan Pembangunan Nagari (P3N) Berbasis SDGs Desa/Nagari dan Manajemen Pengelola Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) se Kecamatan X Koto, Sabtu (24/05) di Auditorium Hotel Grand Malindo Bukittinggi. Diklat yang dilaksanakan selama 3  hari hingga 26 Mei ini diikuti Wali Nagari, Admin SDGs, Enumerator Pendataan dan Pengelola Bumnag se Kecamatan X Koto.

Dalam sambutannya, Wabup Ahmad Fadly katakan diklat P3N berbasis SDGs Desa/Nagari dan manajemen pengelolaan Bumnag se Kecamatan X Koto ini satu-satunya di Tanah Datar. “Selamat me­ngikuti diklat bagi seluruh peserta, selesai diklat nanti semoga ilmunya bisa di­terapkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Terkait pengelolaan Bumnag juga bisa diselaraskan dengan Koperasi Merah Putih yang digagas Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Wabup juga sebut Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan  Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dimana Pemerintah berupaya mendorong kemandirian bangsa melalui swa­sembada pangan berke­lanjutan sebagai perwujudan Asta Cita kedua dan pembangunan dari desa untuk pemerataan eko­nomi sebagai perwujudan Asta Cita ke enam menuju Indonesia Emas 2045. Wa­bup juga singgung terkait sampah, dimana Pemerintah Daerah telah mencanangkan Gerakan Tanah Datar Bersih. Dari itu, Wa­bup mengajak masyarakat melaui Wali Nagari untuk mendukung program daerah tersebut dan merubah pola hidup masyarakat untuk memilah sampah plastik dan sampah rumah tang­ga, sehingga menjadi bahan yang berguna kem­bali seperti untuk kompos dan lain sebagainya.

Sebelumnya, Kasi Pem­berdayaan Masya­rakat dan Desa Kantor Camat X Koto Rahmad Nafri mengatakan hal yang mendasari dari SDGs (Sustainable Development Goals) untuk Nagari/Desa ini le­bih diutamakan kepada kebutuhan dasar masyarakat, seperti tidak ada lagi ma­syarakat yang kelaparan, masyarakat miskin, kebutuhan kesehatan masya­rakat terpenuhi dan kualitas pendidikan masyarakat yang baik.

Baca Juga  Stadion GOR Agus Salim Terus Berbenah

“Kita berharap dengan perencanaan yang baik, memberikan hasil yang baik. Diharapkan di setiap nagari di Kecamatan X Koto paling rendah pendi­dikan anak generasi pe­nerus adalah S1, hal itu tentu sesuai harapan dari P3N berdasarkan SDGs ini,” ucapnya. Dikatakan Nafri lagi, dari 17 target yang i­ngin dicapai, setidaknya ada 4 target yang terealisai untuk 5 (lima) tahun ke depan. Turut hadir pada acara pembukaan Diklat tersebut Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi, Sekcam Andri dan undangan lainnya. (ant)