SIJUNJUNG, METRO— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sijunjung terus bergerak cepat dalam memperkuat digitalisasi sistem pendataan daerah, baru baru ini.
Menindaklanjutinya TP-PKK menyelenggarakan rapat teknis di Kantor TP-PKK Kabupaten Sijunjung untuk membahas pengembangan aplikasi terpadu pendataan Dasawisma dan Posyandu.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, bersama perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, Labkesda, serta Puskesmas Tanjung Gadang.
“Sinergi lintas sektor ini berfokus pada pengoptimalan sistem informasi berbasis digital agar pengumpulan, pemutakhiran, hingga penyajian data di tingkat jorong, nagari, kecamatan, hingga kabupaten menjadi jauh lebih akurat dan terintegrasi,” ujar Ketua TP-PKK Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa.
Ny. Nedia Fitri menegaskan bahwa penguatan aplikasi ini merupakan langkah krusial untuk mengatasi kendala pemanfaatan teknologi yang selama ini dihadapi, sekaligus meningkatkan daya saing Posyandu dan Dasawisma Sijunjung di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Melalui kolaborasi dengan Diskominfo, nantinya setiap Dasawisma akan memiliki akun tersendiri untuk mengelola data wilayahnya secara mandiri dan efektif.
“Langkah ini diharapkan tidak hanya mempermudah interkoneksi data Posyandu, PKK, hingga PKH dalam satu pintu, tetapi juga mampu mendukung keakuratan data pembangunan daerah secara keseluruhan, termasuk berdampak positif pada validitas data BPS Kabupaten Sijunjung secara berkelanjutan,” ungkap Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa. (ndo)






