SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

TP-PKK Perkuat DigitalisaiSistem Pendataan Daerah

×

TP-PKK Perkuat DigitalisaiSistem Pendataan Daerah

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Ketua TP-PKK Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, memberikan sambutan pada rapat teknis di Kantor TP-PKK Kabupaten Sijunjung untuk membahas pengembangan aplikasi terpadu pendataan Dasawisma dan Posyandu.

SIJUNJUNG, METRO— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejah­teraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sijunjung terus bergerak cepat dalam memperkuat digitalisasi sistem pendataan daerah, baru baru ini.

Menindaklanjutinya TP-PKK menyelenggarakan rapat teknis di Kantor TP-PKK Kabupaten Sijunjung untuk membahas pengembangan aplikasi terpadu pendataan Da­sawisma dan Posyandu.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, bersama perwakilan Dinas Pemberdayaan Ma­syarakat dan Nagari (D­PMN), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, Labkesda, serta Puskesmas Tanjung Gadang.

Baca Juga  Gunakan Hak Pilih Pada Pemilu 2024, Benny: Satu Suara Menentukan Nasib Masa Depan Bangsa

“Sinergi lintas sektor ini berfokus pada pengoptimalan sistem informasi berbasis digital agar pengumpulan, pemutakhiran, hingga penyajian data di tingkat jorong, nagari, kecamatan, hingga kabupaten menjadi jauh lebih akurat dan terintegrasi,” ujar Ketua TP-PKK Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa.

Ny. Nedia Fitri menegaskan bahwa penguatan aplikasi ini merupakan langkah krusial untuk me­ngatasi kendala pemanfaatan teknologi yang selama ini dihadapi, sekaligus meningkatkan daya saing Posyandu dan Da­sawisma Sijunjung di ting­kat Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga  Ribuan Peserta MeriahkanGeopark Run 10 K

Melalui kolaborasi de­ngan Diskominfo, nanti­nya setiap Dasawisma akan memiliki akun ter­sendiri untuk mengelola data wilayahnya secara mandiri dan efektif.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya mempermudah interkoneksi data Posyandu, PKK, hingga PKH dalam satu pintu, tetapi juga mampu mendukung keakuratan data pembangunan daerah secara keseluruhan, termasuk berdampak positif pada validitas data BPS Kabupaten Sijunjung secara berkelanjutan,” ung­kap Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa. (ndo)