AGAM/BUKITTINGGI

Titik Baru Sebaran Rafflesia Ditemukan, Kondisi Sedang Mekar Sempurna

×

Titik Baru Sebaran Rafflesia Ditemukan, Kondisi Sedang Mekar Sempurna

Sebarkan artikel ini
RAFFLESIA— Sebuah titik baru sebaran bunga rafflesia kembali ditemukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bunga langka ini mekar sempurna pada hari keempat di Jorong Pagadih Hilia, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh.

AGAM, METRO–Sebuah titik baru sebaran bunga rafflesia kembali ditemukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bunga langka ini mekar sempurna pada hari keempat di Jorong Pagadih Hilia, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh.

Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra, mengatakan bahwa lokasi ini merupakan titik ke-18 sebaran rafflesia di Agam berdasarkan catatan dari BKSDA setempat.

“Sebaran rafflesia di Agam telah tercatat di 18 titik, tersebar di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, Palupuh, Baso, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Malalak, dan Matur,” ujarnya di Lubuk Basung.

Ade Putra menjelaskan bahwa bunga rafflesia yang ditemukan di Pagadih Hilia merupakan jenis Arnoldii. Saat ini, bunga tersebut sedang dalam kondisi mekar sem­ purna pada hari keempat.

Baca Juga  SMA 5 Bukittinggi Gelar Green Festival and Competition, Komika Praz Teguh dan Romi Alfredo Dihadirkan

“Lokasinya hanya berjarak sekitar 800 meter dari permukiman warga, sehingga cukup mudah diakses,” tambahnya.

Menurutnya, bunga rafflesia Arnoldii ini pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Anisbar (65), bersama anaknya, Reza Syafitri (25), pada tahun 2020.

Bunga rafflesia merupakan tumbuhan yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Kami bersama warga setempat terus melakukan upaya konservasi agar populasi bunga rafflesia tetap terjaga. Selain itu, keberadaan bunga ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata bagi daerah ini,” ujar Ade Putra.

Baca Juga  Gelar Sosialisasi Germas Kesehatan, Ade Rezki Pratama Disambut Bupati

Sementara itu, Reza Syafitri menambahkan bahwa pertama kali ia dan ayahnya mene­mukan bunga rafflesia pada 2020 saat sedang pergi ke kebun.

“Saat itu, kami mencium aroma tidak sedap di sekitar lokasi dan mencoba mencari sumbernya. Ternyata, kami menemukan lima individu bunga rafflesia yang sedang mekar sempurna,” kata Reza.

Ia juga menjelaskan bahwa di daerah tersebut terdapat dua lokasi tumbuhnya rafflesia, dengan lima individu sedang mekar sempurna serta beberapa knop (kuncup bunga) yang akan mekar dalam waktu dekat. (pry)