METRO PESISIR

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Yota Balad Rapat Bersama Gubernur

×

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Yota Balad Rapat Bersama Gubernur

Sebarkan artikel ini
RAKOR BERSAMA GUBERNUR— Wako Pariaman Yota Balad mengikuti rapat koordinasi dengan Gubernur Mahyeldi.

PARIAMAN, METRO Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Pa­ria­man,kemarin, menggelar rapat koordinasi daerah guna memperkuat sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten /kota sebagai langkah strategis untuk mendorong peningkatan pertumbuhan e­ko­nomi daerah yang lebih merata.

Gubernur Sumatera Ba­rat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan bahwa tahun 2026 ini, tingkat ekonomi di Sumatera Barat ditargetkan pemerintah pusat hingga 5,7 persen. Sementara tahun 2029 ekonomi Sumbar ditargetkan meningkat sampai 7,2 persen.

“Target ini menuntut upaya ekstra dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dilaksanakan secara bersama pemerintah provinsi dengan 19 pemerintah kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, keberhasilan pembangunan ekonomi Sumbar sangat dipengaruhi oleh kinerja pembangunan di tingkat kabupaten dan kota. Oleh karena itu, penyelarasan kebijakan dan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan da­erah menjadi hal penting agar pembangunan berjalan selaras.

Ia menyebutkan ada empat strategi yang disusun untuk mencapai target peningkatan ekonomi. Pertama, hilirisasi agroindustri dan magnet devisa. Kedua, transformasi pariwisata dan ekonomi hijau. Strategi ketiga, akselerasi digitalisasi UMKM, dengan menggerakkan UMKM untuk urus izin dan sertifikasi halal. Keempat, mitigasi bencana sebagai investasi dan ekonomi,” terangnya.

“Empat strategi ini sangat sesuai dengan Sumbar, terutama Kota Pariaman mulai dari pariwisata, dan UMKM. Diharapakan Kota Pariaman memanfaatkan potensi-potensi yang mendukung pertumbuhan eko­nomi tahun 2026 dan tahun selanjutnya, sehingga apa yang diamanahkan oleh pemerintah pusat bisa tercapai. Untuk itu, antara pemprov dan Pemko Pariaman harus selalu sinergi, koordinasi sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” tutupnya.

Baca Juga  PAD Meningkat, Wisatawan Berbagai Daerah Membeludak Ikuti Pariaman Barayo

Sementara, Walikota Pariaman, Yota Balad me­nyampaikan komitmennya dalam upaya peningkatan pertumbuhan perekonomian di Kota Pariaman

“Kota Pariaman dalam meningkatkan pertumbuhan ekonominya fokus pa­da bidang pariwisata. Pada saat hari Idul Fitri, Kota Pariaman mempunyai e­vent Piaman Barayo. Pada event ini, kita menyediakan permainan-permainan tradisional, supaya para perantau bisa membuka me­morinya lagi dengan menikmati permainan tradional seperti buayan kaliang. Sedangkan untuk keamanannya, kita sudah instruksikan kepada dinas terkait untuk mengoptimalkan supaya tidak ada kecelakaan,” ungkapnya.

Yota Balad menyebutkan dalam upaya peningatan ekonomi ini sesuai de­ngan visi kami bersama Wawako Pariaman, Mulyadi yakni Terwujudnya Pa­riaman Kota Wisata yang Maju, Mandiri, Kreatif Berbasis Agama dan Berbudaya, dengan program unggulannya yakni Pariaman RISALAH (Beriman, Soleh, dan Berakhlak), Satu Keluarga Satu Hafidz.

Selain itu, lanjutnya bahwa progul Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Pariaman. Program ini telah berjalan dan telah diberikan pelatihan kepada 500 UMKM sekaligus di­berikan bantuan alat-alat operasionalnya pada ta­hun 2025. “Kita juga melaksanakan sport tourism, yang mana berolahraga sambal menikmati wisata. Ini merupakan sektor pariwisata yang berkembang pesat dan sering menjadi penggerak ekonomi karena wisatawan hadir dan beberlanja di Kota Pariaman,” terangnya.

Baca Juga  Jelang New Normal, Wako Tinjau Pasar Pariaman

Ia mengatakan bahwa tahun ini, Kota Pariaman sudah revitalisasi aset pada sarana olahraga. “Ta­hun ini telah dilakukan pem­buatan jogging track dan selanjutnya juga dilakukan pembenahan ko­lam renang di Gor Rawang guna meningkatkan sarana olahraga bagi masyarakat Kota Pariaman,” sebutnya. Ia juga meminta pemerintah provinsi juga memperbaiki dermaga di Pulau Angso Duo karena demaga apungnya hilang diterjang bencana hidrometeorologi tahun lalu.

Ia berharap sinergi an­tara Pemprov Sumbar dan Pemko Pariaman dapat terus diperkuat guna mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah. “Dibeberapa sektor seperti petenakan,  perikanan, dan infrastruktur sudah berjalan tetapi hal ini, tentu tidak terlepas dari pembinaan pemprov agar Kota Pariaman menjadi lebih baik dan le­bih maju lagi,” tukasnya. (efa)