METRO BISNIS

Tiga General Manager PLN Bahas Penguatan Koordinasi Pembangunan Kelistrikan bersama Kapolda Sumatera Barat

×

Tiga General Manager PLN Bahas Penguatan Koordinasi Pembangunan Kelistrikan bersama Kapolda Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini

Padang – Keandalan sistem ketenagalistrikan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pelayanan publik. Di balik pembangunan infrastruktur kelistrikan, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor yang tidak kalah penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berangkat dari semangat tersebut, tiga General Manager PLN di wilayah Sumatera melakukan audiensi dengan Kapolda Sumatera Barat sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pembangunan sistem ketenagalistrikan di Provinsi Sumatera Barat.

Audiensi yang berlangsung di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Senin (27/7/2026), dihadiri oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) Achmadi Abbas, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat Ririn Rachmawardini, serta General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3B Sumatera) Elvanto. Rombongan diterima langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy beserta jajaran.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain menjadi ajang silaturahmi, audiensi tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya membangun koordinasi yang kuat dalam mendukung pembangunan sistem ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Baca Juga  Filosofi Kando jadi Inspirasi Spirit Yamaha, Siap Layani Konsumen dengan Terobosan baru

General Manager PLN UIP Sumbagteng, Achmadi Abbas, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaksanaan proyek-proyek strategis ketenagalistrikan.

“Pembangunan sistem ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polda Sumatera Barat. Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sehingga pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Achmadi Abbas.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menambahkan bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh sinergi yang terbangun antara PLN dan seluruh mitra strategis. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memperkuat pelayanan kelistrikan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menyampaikan bahwa koordinasi lintas institusi menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem penyaluran dan pengaturan beban listrik. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung sistem kelistrikan yang semakin andal di Sumatera Barat.

Baca Juga  Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern

Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy menyambut baik kunjungan jajaran PLN. Ia menegaskan bahwa Polda Sumbar siap mendukung berbagai program pembangunan strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan di sektor ketenagalistrikan.

“Pada prinsipnya kami mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang baik antara institusi akan menjadi modal penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Djati Wiyoto Abadhy.

Audiensi tersebut menjadi wujud komitmen bersama antara PLN dan Polda Sumatera Barat dalam membangun hubungan kelembagaan yang semakin kuat. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kedua institusi berharap mampu mendukung percepatan pembangunan sistem ketenagalistrikan yang andal, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat.