METRO SUMBAR

Tampil pada Event TOBC 4.0 di Miri Sarawak Malaysia, Gebu Minang Promosikan Produk UMKM dan Budaya Minangkabau

×

Tampil pada Event TOBC 4.0 di Miri Sarawak Malaysia, Gebu Minang Promosikan Produk UMKM dan Budaya Minangkabau

Sebarkan artikel ini
promosikan— Gebu Minang mempromosikan produk unggulan UMKM dan kekayaan budaya Minangkabau di tingkat internasional melalui keikutsertaan pada event TOBC 4.0, pada 1 hingga 12 Juli 2026, di Miri, Sarawak, Malaysia.

SARAWAK, METROGerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Ge­bu Minang) mempromosikan produk unggulan UM­KM dan kekayaan budaya Minangkabau di tingkat internasional melalui keikutsertaan pada event Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0, pada 1 hingga 12 Juli 2026, di Miri, Sarawak, Malaysia.

Partisipasi ini bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk-produk unggulan Sumatera Barat (Sumbar) sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia.

Keikutsertaan Gebu Mi­nang mendapat dukungan dan fasilitasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, serta berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Sumbar.

Melalui kolaborasi ter­se­but, tujuh pelaku UMKM asal Sumbar diberi kesempatan mengikuti pameran internasional dengan mem­bawa sekitar 2,5 kuintal produk unggulan.

Produk yang dipromo­sikan meliputi berbagai kuliner khas Minangkabau seperti rendang dan  makanan olahan lainnya, kopi, rempah-rempah, wastra, hingga aneka kerajinan tangan yang merepresentasikan identitas budaya Ranah Minang.

TOBC 4.0 merupakan festival budaya dan kuliner­ internasional yang mem­pertemukan peserta dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Tiongkok.

Ajang ini menjadi sarana strategis memperkenalkan produk UMKM, budaya, dan potensi pariwisata kepada masyarakat internasional sekaligus mem­buka peluang jejaring bisnis lintas negara.

Baca Juga  Pascaterima Gelar Sangsako Adat, Deri Asta Butuh Dukungan dan Masukan

Booth Gebu Minang tidak hanya menampilkan pro­duk untuk dipasarkan, tetapi juga di­ke­mas sebagai eta­lase ekonomi kreatif yang menghadirkan pengalaman Budaya Minangkabau melalui interaksi langsung dengan pengunjung, promosi pro­duk, dan penyajian kekayaan tradisi identitas masya­ra­kat Sumbar.

Selain misi eko­nomi, Gebu Minang juga membawa mi­si diplomasi buda­ya melalui penam­pilan Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, binaan Gebu Mi­nang,­ yang mem­pers­em­bahkan ta­rian tradisional Mi­na­ng­ka­bau selama festival berlang­sung.

Penampilan ter­­sebut diharapkan semakin memperkenalkan nilai-nilai budaya Minangkabau yang kaya akan filosofi, estetika, dan kearifan lokal kepada masyarakat dunia.

Ketua Umum DPP Gebu Minang, H. Oesman Sapta Odang, menyampaikan, keikutsertaan Gebu Minang dalam TOBC 4.0 wujud nyata kontribusi organisasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, sekaligus memperluas diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.

“Minangkabau memiliki kekayaan budaya dan produk-produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi. Melalui ajang internasional ini, kita ingin membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM, memperkenalkan identitas Budaya Minangkabau kepada dunia, sekaligus memperkuat citra positif Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, kreativitas dan semangat kewirausahaan,” ucapnya.

Baca Juga  Kabag Kesra Kunjungi Masjid yang Menerima Hibah

Ketua Delegasi Gebu Minang, Liza Mustafa Abu­bakar menambahkan, par­tisi­pasi pada TOBC 4.0 tidak hanya berorientasi pada penjualan produk selama pameran berlangsung, te­tapi juga membangun jejaring bisnis jangka panjang dengan calon pembeli, distributor, investor, dan mitra usaha dari berbagai ne­gara.

“Kami berharap kehadiran Gebu Minang di TOBC 4.0 mampu membuka peluang ekspor, memperluas kemitraan usaha, meningkatkan investasi, sekaligus mendorong semakin banyak wisatawan mancanegara mengenal dan ber­kun­jung ke Sumatera Barat,” harap Wakil Ketua Umum Bidang UM­KM, Kewira­usa­haan dan Koperasi Gebu Minang itu

GebuMinang optimistis sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, Diaspora Minangkabau, dan seluruh pemangku ke­pentingan semakin mem­­perkuat posisi pro­duk lokal di pasar global.

Budaya Minangkabau diyakini tidak hanya menjadi warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga instrumen diplomasi yang efektif dalam membangun hubungan an­tar bang­sa melalui pen­deka­tan ekonomi dan budaya.

Mengusung semangat “Dari Ranah Minang untuk Dunia”, Gebu Minang terus berkomitmen menghadirkan karya terbaik anak bangsa, memperluas jejaring perdagangan internasional, mem­­ber­dayakan UMKM, serta men­jaga kelestarian buda­ya Minangkabau se­ba­gai warisan yang mem­bang­gakan Indonesia di mata dunia.(rel/fan)