METRO SUMBAR

Secata B Padang Panjang, Resmi Buka Pendidikan Tamtama Infanteri Gelombang II

×

Secata B Padang Panjang, Resmi Buka Pendidikan Tamtama Infanteri Gelombang II

Sebarkan artikel ini
PERIKSA—Inspektur upacara, Wakil Komandan Resimen Induk Daerah Militer I Bukit Barisan Wadanrindam I BB, Kolonel Inf. Ibnu Suharmanto saat periksa pasukan.

PDG. PANJANG, METRO–Sekolah Calon Tamtama (Secata) B Padang Panjang resmi membuka Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 590 calon prajurit mengikuti pendidikan yang diawali dengan upacara di Lapangan Sapta Marga Secata B, Kamis (16/7).

Upacara pembukaan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan dan Kesejah­teraan Rakyat Setdako I Putu Venda yang mewakili Wali Kota Hendri Arnis, jajaran Secata B Padang Panjang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul, serta tamu undangan lainnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Komandan Resimen Induk Daerah Militer I/Bukit Barisan (Wadanrindam I/BB), Kolonel Inf. Ibnu Suharmanto yang secara resmi membuka pendidikan bagi para calon tamtama yang telah dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga  Yusuf Lubis Lantik 24 Wali Nagari Terpilih

Dalam amanatnya, Ko­lo­nel Ibnu menyampaikan, para peserta merupakan putra-putra terbaik bangsa yang telah memenuhi seluruh persyaratan untuk me­ngi­kuti pendidikan pertama Tamtama TNI AD. Ia mengajak seluruh siswa memanfaatkan masa pendidikan sebagai proses pembentukan karakter, disiplin, mental, fisik, serta kemampuan dasar keprajuritan.

“Ikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan sung­­guh-sungguh, patuhi setiap aturan yang berlaku, dan jadikan proses ini sebagai bekal untuk menjadi prajurit TNI AD yang andal, profesional, berintegritas, serta selalu dicintai rak­yat,” pesannya.

Baca Juga  Maraknya Risiko Aktivitas Digital di Kalangan Anak Muda, HGI dan Polda Sumbar Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda

Ia menegaskan, keberhasilan dalam pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, semangat belajar, loyalitas, serta kesiapan menjalankan setiap tahapan pembinaan dengan penuh tanggung jawab. Pendidikan ini diharapkan mampu melahir­kan prajurit-prajurit yang tangguh, berkarakter, profesional, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengabdi kepada bangsa dan negara. (rmd)