OLAHRAGA

Sabet Gelar Perdana di WTA 125 Jinan Open 2025, Janice Tjen Ukir Sejarah Setelah 23 Tahun!

×

Sabet Gelar Perdana di WTA 125 Jinan Open 2025, Janice Tjen Ukir Sejarah Setelah 23 Tahun!

Sebarkan artikel ini
UKIR SEJARAH— Janice Tjen berhasil meraih gelar WTA perdananya dalam WTA 125 Jinan Open 2025. Keberhasilan juara itu membuat dirinya mengukir sejarah sebagai petenis tunggal pertama yang menjuarai ajang WTA setelah 23 tahun.

JAKARTA, METRO–Janice Tjen berhasil meraih gelar WTA perda­nanya dalam WTA 125 Jinan Open 2025. Keberhasilan juara itu membuat dirinya mengukir sejarah sebagai petenis tunggal pertama yang menjuarai ajang WTA setelah 23 tahun.

Janice Tjen berhasil menjuarai WTA 125 Jinan Open 2025 setelah menaklukkan petenis Hungaria, Anna Bondar di final. Petenis berusia 23 tahun itu menang lewat duel ketat tiga set 6-4, 4-6, 6-4 di Jinan Olympic Sports Center, Jinan, Sabtu (18/10).

Keberhasilan ini tak lepas dari performa Janice yang cukup apik dalam duel selama dua jam 25 menit. Ia mendapatkan perlawanan sengit dari Bondar de­ngan unggul 2-0, lalu jadi 3-2 pada set pertama.

Baca Juga  Manchester City Dekati Gelar Juara, Burnley Turun Kasta

Selain itu Janice juga sempat kehilangan set ke­dua. Padahal, dia mampu unggul 3-2 tapi pada akhir­nya kalah 4-6. Murid pe­latih Chris Bint itu pun bangkit di set penentuan untuk kemudian memenangkan per­tandingan dengan skor 6-4.

Bagi Janice Tjen, gelar ini sangat spesial karena dia berhasil menjadi juara untuk pertama kalinya dalam turnamen WTA. Sebelumnya dia sudah ba­nyak menjuarai dengan total 13 gelar.

Istimewanya lagi, pencapaian Janice Tjen ini jadi sejarah untuk tenis Indonesia. Dia menjadi petenis Indonesia pertama yang berhasil menjuarai turnamen WTA di sektor tunggal setelah lebih dari dua dekade.

Ya, Indonesia sudah lama tak punya petenis tunggal yang menjuarai WTA. Terakhir kali ada atlet Merah Putih yang mela­kukan itu adalah Angelique Widjaja pada 23 tahun lalu.

Baca Juga  Kualifikasi Piala Dunia 2022, Anak Asuh Simon McMenemy Perlu Dilakukan Uji VO2 Max

Saat itu, Angelique Widjaja sukses menjuarai PTT Pathaya Open 2002, yang merupakan tier lima ajang WTA kala itu. Angie jadi juara usai mengalahkan Cho Yoon-jeong asal Korea Selatan.

Selain itu, Janice Tjen juga menjadi petenis tunggal putri Indonesia ketiga yang mampu keluar sebagai juara dalam turnamen WTA. Selain Angelique Widjaja, ada satu le­genda lain yang mampu melakukan itu.

Dia adalah Yayuk Basuki, legenda tenis Indonesia. Pada masanya dia mampu meraih enam gelar dari delapan final WTA yang dimainkan pada 1991 hingga 1997. (jpg)